Jembatan Penghubung Antar Kampung di Mekarsari Nyaris Ambruk, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

- Reporter

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

      Foto:Jembatan penghubung antar desa butuh sentuhan pemerintah daerah.

BANTEN //propamnewstv.id/ — Kondisi jembatan penghubung yang menghubungkan wilayah Sobang Sempur, Cijango, Lame, Geundir hingga Rorahkarang di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, dikeluhkan masyarakat karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Hingga pertengahan Mei 2026, warga menyebut belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak berwenang.

 

Jembatan tersebut menjadi akses utama mobilitas masyarakat antar kampung. Kerusakan yang semakin parah membuat warga khawatir sewaktu-waktu jembatan ambruk dan memutus akses transportasi yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan masyarakat setempat.

Sejumlah warga mengaku kondisi jembatan sudah lama mengalami kerusakan, namun belum mendapatkan penanganan serius. Padahal, setiap hari jembatan itu dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat untuk aktivitas warga.

Sahroni, tokoh agama Kampung Cijango, meminta pemerintah segera turun tangan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.

 

“Tolong pemerintah setempat atau pemerintah kabupaten atau pemerintah provinsi, agar segera direalisasikan pembangunan jembatan ini,” ujar Sahroni, Kamis (15/5/2026).

 

Keresahan serupa disampaikan Bahrudin, tokoh masyarakat Kampung Lame. Ia mempertanyakan lambannya penanganan terhadap infrastruktur yang dinilai sudah berada dalam kondisi kritis.

 

“Apa harus ada kecelakaan dulu baru jembatan dibangun?” kata Bahrudin.

 

Warga menilai kerusakan jembatan tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa. Jika akses tersebut terputus, sejumlah kampung berpotensi terisolasi dan aktivitas masyarakat akan terganggu secara luas.

 

Selain menghambat distribusi hasil pertanian dan perdagangan warga, kondisi itu juga dikhawatirkan berdampak pada akses anak-anak menuju sekolah serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan darurat.

 

Masyarakat berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pandeglang segera melakukan survei lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan jembatan dan mengambil langkah cepat penanganan.

 

Warga juga meminta Pemerintah Desa Mekarsari aktif mendorong usulan pembangunan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) maupun jalur tanggap darurat apabila kondisi jembatan sudah masuk kategori rawan runtuh.

 

Selain itu, masyarakat berharap alokasi anggaran dari APBD Kabupaten Pandeglang maupun bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Banten dapat diprioritaskan untuk pembangunan jembatan tersebut guna mencegah jatuhnya korban jiwa.

 

Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan menyangkut keselamatan masyarakat dan keberlangsungan aktivitas ribuan warga di wilayah pedalaman Panimbang.

 

Masyarakat kini menunggu aksi nyata pemerintah sebelum jembatan benar-benar runtuh dan mengisolasi wilayah mereka.

 

Tim//red

Berita Terkait

*Kapolri: Jembatan Merah Putih Presisi Wujud Sinergi TNI-Polri Dukung Pembangunan dan Konektivitas Masyarakat*
Kasdim 1206/Putussibau Hadiri Apel Kesiapan Penanganan Karhutla di Mapolres Kapuas Hulu
DAD Kecamatan Entikong Undang dan Siapkan Audiensi dengan Ketua Komisi II DPR RI, Sampaikan Aspirasi Masyarakat Perbatasan
TAK SEKADAR EDUKASI, KKL-PPM 79 UNMAL SENTUH SISI EMOSIONAL SISWA SMA YOS SUDARSO METRO
Polres Demak Gelar Lomba Kemerdekaan, Kompak Jalankan Tugas Kepolisian
Eratkan Sinergi,Kapolres HST Gelar Silaturahmi dengan Pengemudi Ojek Online
Prof. Haedar Nashir Tekankan Pentingnya Peran Pers Berkemajuan
Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah 2026, Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:54

*Kapolri: Jembatan Merah Putih Presisi Wujud Sinergi TNI-Polri Dukung Pembangunan dan Konektivitas Masyarakat*

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:46

Kasdim 1206/Putussibau Hadiri Apel Kesiapan Penanganan Karhutla di Mapolres Kapuas Hulu

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:36

DAD Kecamatan Entikong Undang dan Siapkan Audiensi dengan Ketua Komisi II DPR RI, Sampaikan Aspirasi Masyarakat Perbatasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:30

TAK SEKADAR EDUKASI, KKL-PPM 79 UNMAL SENTUH SISI EMOSIONAL SISWA SMA YOS SUDARSO METRO

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:19

Polres Demak Gelar Lomba Kemerdekaan, Kompak Jalankan Tugas Kepolisian

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:08

Prof. Haedar Nashir Tekankan Pentingnya Peran Pers Berkemajuan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:01

Hari Pers dan Literasi Muhammadiyah 2026, Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:59

Kalsel Expo 2026 Semakin Semarak, Beragam Kegiatan Terus Digelar 

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x