May Day, dan Aksi yang Semakin Lembut

- Reporter

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALSEL //propamnewstv.id/– Entah kenapa, May Day sekarang tidak garang lagi, bahkan semakin lembut. Berubah menjadi pesta, serimonial, perjamuan dan bagi-bagi hadiah. Padahal perjuangan standar hidup layak bagi buruh masih perlu dilakukan dengan pekik suara nyaring.

 

Dukungan pemerintah agar dunia usaha mampu memenuhi tuntutan buruh juga tidak serius. Tingginya pajak, rumitnya perizinan dan suku bunga yang tidak kompetitif, membuat pelaku usaha terhimpit, berada dalam dilema berkepanjangan.

 

Ketika May Day sudah bergeser jadi perjamuan, maka perlahan semangat kolektif dalam menuntut keadilan, kesejahteran, dan hak-hak dasar atas hidup layak, semakin sulit dikobarkan. Padahal perjuangan buruh tidak sekedar tuntutan upah, mencakup di dalamnya perlawanan terhadap eksploitasi, perbaikan jam kerja, jaminan sosial, serta partisipasi aktif dalam pembentukan kebijakan publik. Perjuangan ini memerlukan kesepahaman dengan pelaku usaha, karena pelaku usaha juga mengalami persoalan yang tidak sederhana.

 

Tidak masalah buruh berpesta saat May Day, tapi jangan lengah pada semakin tingginya PHK, tidak dipatuhinya UMP, belum adanya jaminan sosial pekerja, dan semakin sulitnya lapangan pekerjaan yang menyebabkan buruh tidak dapat bekerja, karena dunia usaha juga terjepit pada situasi ekonomi yang semakin memburuk, dan pemerintah belum mampu membuka lapangan pekerjaan, apalagi menciptakan peluang ekonomi.

 

Kawasan-kawasan Industri yang dijanjikan pemerintah, nampaknya hanya ramai pada serimonial dan janji kampanye. Kenyataannya, faktor pengungkit ekonomi tidak kunjung mampu diciptakan, sehingga jangankan menghadirkan investor, sekedar menjaga ekonomi tetap stabil saja begitu sulit.

 

Di tengah situasi yang semakin “camuh” dan tidak sederhana ini, tantangan terbesar dari buruh adalah membangun solidaritas dan keadilan sosial. Belum tentu semua buruh mau dan berani melakukannya. Apalagi melawan ketidakadilan struktural guna memastikan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja, tentu memerlukan pemikiran, pembagian peran dan langkah-langkah strategis. Bila tidak, maka buruh tidak akan dipandang sebagai aktor penting dalam proses kebijakan, termasuk merumuskan kebijakan menyangkut nasibnya sendiri.

 

May Day harus menjadi refleksi perjuangan yang konsisten, karena tidak ada yang akan memperjuangkan nasib buruh, kalau bukan buruh itu sendiri. Dan ingat, teman karib terdekat dari buruh bukan siapa-siapa, tapi pelaku usaha itu sendiri, pihak yang berjibaku “hampas pangkung, tumbang tumbalik”, berusaha sekuat tenaga menciptakan lapangan pekerjaan, agar buruh dan pelaku usaha sama-sama sejahtera.

(nm)red

Berita Terkait

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI
Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla
Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin
Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua
Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026
Koperasi PWDPI dan APJI Gelar Pelatihan Jajan Pasar, Angkat Ibu Rumah Tangga dan UMKM Tingkatkan Ekonomi Keluarga  
Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu
Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:03

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44

Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:41

Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:36

Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:31

Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:52

Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:13

Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:03

Disdukcapil Kuningan Gelar “Grebek IKD” ke Sekolah, Percepat Aktivasi Identitas Digital Pelajar

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x