Lahan hijau dan area resapan air yang beransur menyempit 

- Reporter

Sabtu, 25 April 2026 - 12:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

 

 

 

 

JAWA BARAT //propam newstv. Id/ Keberadaan Lahan Persawahan yang dulunya Luas dan menjadi daerah Hijau, kantung udara sebagai penyejuk daerah kini mulai berangsur-angsur menyempit atau mungkin tak akan berlangsung lama, akan punah dengan berkembangnya Pembangunan yang akan di kembangkan oleh para pelaku pelaku bisnis

 

Seperti yang terpantau di daerah Ruas jalan Raya Banjaran – Soreang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat sekitar 4 KM dari Komplek Pemda Kabupaten Bandung, Yang dulunya Sekitar Ribuan meter hamparan luas Sawah yang terhampar sejauh mata memandang, dan dulu Puluhan Petani atau pun para Pekerja Penggarap Sawah menggantung kan hidup untuk keluarga nya di area tersebut

 

” Dulu saya bisa menyekolahkan anak, memberi makan keluarga dari hasil bekerja sebagai penggarap Sawah ini, ” Tutur Juhari ( 74 ) yang sedang membersihkan rumput di pematang sawah, Sabtu (25/4/2026) yang sudah Hampir 46 tahun tetap ada di area tersebut

 

Pembangunan berbagai Kegiatan Bisnis sudah berdiri, seperti Rumah makan, ruko, Pertokoan, Perumahan, Cafe, Stasiun Pengisian Gas, juga Bangunan bangunan lainnya

 

Masyarakat khusus nya para petani berharap agar supaya Pemda Kabupaten Bandung, mengambil langkah guna tetap menjaga area persawahan tersebut, yang bertujuan untuk tetap menjaga daerah lahan hijau, menjadi kan filter dari pencemaran dan polusi udara dari Industri juga asap kendaraan, sekali gus, menjadi kan area tersebut sebagai lumbung padi khusus nya untuk daerah sekitar dan salah satu pendukungan lumbung padi Nasional yang sudah di galakan oleh Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Pertanian

 

Besar harapan para petani yang masih menggantung kan hidup nya di area tersebut khusus nya, agar pemerintah daerah serius menanggapi harapan harapan para petani tersebut

 

 

Wakabiro Bandung

Eva purnama ( Red )

Berita Terkait

KETUM PWDPI SIAP ADAKAN PELATIHAN UMKM MERAH PUTIH DAN KPGEN PWDPI, HADIRKAN 200 PESERTA DI DUA HOTEL  
Bupati Sintang Lepas 35 Anggota Pramuka Sintang Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur
Korupsi Harus Dinyatakan Bencana Nasional! BARUPAS Desak Hukuman Mati Bagi Para Koruptor
Satu Telepon dari Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Dapat Batalkan Lelang – Ini Bukan Jaksa, Ini Raja Tanpa Mahkota 
20 Persen dari 35 Hektare Lahan Gambut di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang di Lahap Api
PWDPI Luncurkan PWDPI Award Sustainability 2026, Apresiasi Tokoh-Tokoh Pembangun Negeri
Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI
Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:48

KETUM PWDPI SIAP ADAKAN PELATIHAN UMKM MERAH PUTIH DAN KPGEN PWDPI, HADIRKAN 200 PESERTA DI DUA HOTEL  

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:42

Bupati Sintang Lepas 35 Anggota Pramuka Sintang Menuju Jambore Nasional XII di Cibubur

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:35

Korupsi Harus Dinyatakan Bencana Nasional! BARUPAS Desak Hukuman Mati Bagi Para Koruptor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:30

Satu Telepon dari Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Dapat Batalkan Lelang – Ini Bukan Jaksa, Ini Raja Tanpa Mahkota 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:27

20 Persen dari 35 Hektare Lahan Gambut di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang di Lahap Api

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:03

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44

Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:41

Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x