Diduga Ada Pembiaran Oknum APH, Aktivitas PETI Marak di Desa Sekubang Sepauk

- Reporter

Minggu, 19 April 2026 - 08:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

              Foto:Aktivitas PETI di desa Sekubang

KALBAR //propamnewstv.id/– Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Sekubang, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, kembali menjadi sorotan. Pada Sabtu, 18 April 2026, tim awak media yang melakukan pemantauan langsung di lapangan menemukan bahwa aktivitas ilegal tersebut masih berlangsung secara terbuka tanpa adanya tindakan tegas dari pihak berwenang.

 

Berdasarkan hasil pantauan, sejumlah lokasi di kawasan tersebut tampak aktif digunakan untuk kegiatan penambangan. Mesin dompeng terdengar beroperasi, sementara para pekerja terlihat leluasa menjalankan aktivitasnya. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya pembiaran, bahkan isu yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan adanya keterlibatan oknum aparat penegak hukum (APH) yang diduga melakukan “pembinaan” terhadap aktivitas PETI tersebut.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aktivitas PETI di wilayah tersebut sudah berlangsung cukup lama. Ia menyebutkan bahwa meskipun sering menjadi perbincangan, hingga kini belum ada langkah konkret yang mampu menghentikan praktik tersebut

.

“Sudah lama berjalan. Kadang ada razia, tapi tidak lama kemudian aktivitas kembali seperti biasa. Masyarakat jadi bertanya-tanya, sebenarnya ini ditindak atau dibiarkan,” ujarnya.

 

Selain melanggar hukum, aktivitas PETI juga dinilai berpotensi merusak lingkungan. Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri serta pembukaan lahan secara tidak terkendali dapat menyebabkan pencemaran sungai dan kerusakan ekosistem yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

 

Awak media juga mencatat bahwa lokasi PETI tersebut tidak terlihat adanya garis pembatas atau pengawasan ketat, yang semakin memperkuat dugaan lemahnya pengawasan dari instansi terkait. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah terkait dugaan keterlibatan oknum serta langkah penanganan yang akan diambil.

 

Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera turun tangan secara serius dan transparan untuk menertibkan aktivitas PETI di wilayah tersebut, serta menindak tegas siapapun yang terbukti terlibat, tanpa pandang bulu.

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI
Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla
Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin
Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua
Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026
Koperasi PWDPI dan APJI Gelar Pelatihan Jajan Pasar, Angkat Ibu Rumah Tangga dan UMKM Tingkatkan Ekonomi Keluarga  
Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu
Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*
Tag :
2 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:03

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44

Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:41

Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:36

Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:31

Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:52

Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:13

Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:03

Disdukcapil Kuningan Gelar “Grebek IKD” ke Sekolah, Percepat Aktivasi Identitas Digital Pelajar

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x