Data Bisa Bocor Kapan Saja, Diskominfo Kuningan ajak ASN Jaga Data Pribadi”

- Reporter

Rabu, 15 April 2026 - 13:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAR //propamnewstv.id/– Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar kegiatan Edukasi Penerapan Keamanan Informasi dan Perlindungan Data Pribadi dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Rabu (15/4/2026) di Aula Diskominfo Kabupaten Kuningan. Kegiatan yang diinisiasi Bidang Persandian dan Statistik diikuti oleh perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan dengan tujuan meningkatkan kesadaran serta kapasitas aparatur pemerintah dalam menjaga kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan data di tengah pesatnya transformasi digital.

 

Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan, Dr. H. Ucu Suryana, M.Si., yang dalam arahannya menegaskan bahwa perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0 telah mendorong seluruh aktivitas pemerintahan berbasis digital.

“Sekarang semua sudah berbasis elektronik, baik pelayanan publik, transaksi, hingga komunikasi. Kalau kita tidak merespons perubahan ini, maka kita akan tertinggal. Maka kita harus beradaptasi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Kuningan telah berjalan melalui berbagai aplikasi layanan yang digunakan oleh perangkat daerah. Saat ini, tercatat sekitar 98 aplikasi yang mendukung tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

 

Namun di balik kemudahan tersebut, Ucu mengingatkan adanya risiko ancaman siber yang semakin kompleks. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk lebih peduli terhadap keamanan data.

 

“Saya mengajak seluruh ASN untuk menjaga data pribadi dan menjaga keamanan informasi dengan penuh tanggung jawab. Karena keamanan bukan hanya soal sistem, tapi juga perilaku kita sebagai pengguna,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya penguatan keamanan pada aplikasi perangkat daerah melalui hasil penetration testing yang dilakukan Diskominfo. Menurutnya, tindak lanjut terhadap rekomendasi perbaikan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan sistem keamanan.

 

“Rekomendasi dari hasil uji keamanan harus dilaksanakan. Jangan sampai celah yang sudah diketahui justru dibiarkan dan dimanfaatkan kembali oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Kabupaten Kuningan, Hj. Nia Kurniasih, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kapasitas aparatur dalam menghadapi ancaman keamanan informasi.

 

“Kegiatan ini menjadi upaya kita bersama untuk meningkatkan pemahaman bahwa perlindungan data pribadi sangat penting. Kesadaran individu menjadi kunci utama dalam mencegah kebocoran data,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan bahwa kebocoran data tidak selalu berasal dari sistem, tetapi sering kali disebabkan oleh kelalaian pengguna, seperti penggunaan perangkat yang tidak aman atau akses terhadap tautan mencurigakan.

 

“Kita harus mulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kerahasiaan password, tidak sembarangan mengakses link, dan memastikan data tidak disalahgunakan,” tambahnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, hadir narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hana Pratiwi, S.Kom., yang memberikan pemaparan terkait ancaman siber dan pentingnya penerapan manajemen keamanan informasi secara menyeluruh.

 

Ia menjelaskan bahwa sektor pemerintahan menjadi salah satu target utama serangan siber, mulai dari phishing, malware, hingga kebocoran data yang dapat diperjualbelikan di dark web.

 

“Keamanan informasi harus dikelola secara sistematis, mulai dari perencanaan, implementasi, hingga monitoring. Namun yang paling penting adalah kesadaran dari setiap individu, karena manusia menjadi titik terlemah dalam sistem keamanan,” jelasnya.

 

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya penerapan prinsip dasar keamanan informasi, seperti menjaga kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity), dan ketersediaan (availability) data dalam setiap sistem yang dikelola.

 

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber, yang membahas berbagai tantangan serta solusi dalam pengelolaan keamanan informasi di lingkungan perangkat daerah.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Kuningan dapat semakin memahami pentingnya perlindungan data pribadi serta mampu mengimplementasikan praktik keamanan informasi secara optimal dalam mendukung pelayanan publik yang aman dan terpercaya.

 

Tim (Red)

Berita Terkait

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI
Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla
Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin
Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua
Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026
Koperasi PWDPI dan APJI Gelar Pelatihan Jajan Pasar, Angkat Ibu Rumah Tangga dan UMKM Tingkatkan Ekonomi Keluarga  
Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu
Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:03

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44

Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:41

Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:36

Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:31

Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:52

Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:13

Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:03

Disdukcapil Kuningan Gelar “Grebek IKD” ke Sekolah, Percepat Aktivasi Identitas Digital Pelajar

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x