Kabupaten Bandung,//PropamNewsTv.id/— Apa yang sebelumnya menjadi keluhan warga, kini mulai berubah menjadi harapan nyata. Permasalahan drainase yang kerap memicu banjir di kawasan Palasari, Kecamatan Dayeuhkolot, perlahan menunjukkan titik terang berkat gerak cepat dan kolaborasi berbagai pihak.

Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat melalui Satpel SUP Cimahi–Ciasem Hulu turun langsung ke lapangan melakukan pemeliharaan dan pengerukan sedimentasi drainase di sekitar kawasan PT Zhong Xin Palasari.
Langkah ini melibatkan sinergi bersama UPTD DPUTR DAS Ciwidey serta tim Pentahelix—sebuah kolaborasi yang menjadi kunci perubahan.
Pengerukan dilakukan secara manual sebagai upaya awal membuka kembali aliran air yang selama ini tersumbat.
Meski sederhana, langkah ini membawa dampak yang signifikan bagi masyarakat,perubahan pun langsung terasa.
Jika sebelumnya genangan air bisa mencapai hingga 80 sentimeter dan bertahan selama 1–2 hari, kini air surut jauh lebih cepat—bahkan dalam waktu sekitar satu jam setelah hujan reda.
Ketua Pentahelix, Tri Rahmanto, menyebut langkah ini sebagai bukti bahwa respon cepat dan kerja bersama mampu menghadirkan solusi nyata.
“Ini menunjukkan bahwa ketika semua pihak bergerak bersama, perubahan itu bisa terjadi.
Harapannya, manfaat ini terus dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor bukan hanya mempercepat penanganan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya pemerintah.
Warga pun merasakan langsung dampaknya. Dari yang sebelumnya diliputi kekhawatiran setiap hujan turun, kini mulai muncul rasa lega dan optimisme.
“Sekarang jauh lebih baik. Air cepat surut, tidak seperti dulu yang lama sekali menggenang. Kami jadi lebih tenang,” ungkap salah seorang warga Palasari.
Meski begitu, semua pihak menyadari bahwa ini baru langkah awal. Diperlukan upaya berkelanjutan dan perbaikan menyeluruh agar perubahan ini bisa bertahan dan semakin baik ke depannya.
Harapan pun menguat agar normalisasi dan pembangunan sistem drainase permanen, khususnya di sepanjang Jalan Mohammad Toha, dapat segera direalisasikan.
” Lebih dari sekadar perbaikan teknis, ini adalah bukti bahwa kepedulian, kolaborasi, dan respon cepat mampu menghadirkan perubahan nyata.
Dari Dayeuhkolot, pesan itu jelas: ketika semua bergerak bersama, masalah besar pun bisa diatasi—dan harapan bisa kembali tumbuh.Tutupnya.”
Sumber I tryo
Red I PropamNewsTv
Aziz Naga








