Gowes ke Kadugede, Bupati Dian Siapkan Gedung Eks Kewadanan Jadi Pusat Budaya

- Reporter

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN,//PropamNewsTv.id/— Suasana pagi di Kadugede terasa hidup ketika rombongan Pemerintah Kabupaten Kuningan tiba dengan sepeda, menyatu dengan denyut masyarakat dalam Gerakan Jumat BERSEPEDA. Di balik kegiatan itu, tersimpan rencana besar untuk menghidupkan kembali jejak sejarah menjadi ruang budaya yang bernapas.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, meninjau langsung Gedung Eks Kewadanan Kadugede yang dinilai masih kokoh dan sarat nilai historis, Jumat (27/3/2026). Bersama Wakil Bupati Tuti Andriani serta jajaran OPD, ia memastikan rencana revitalisasi bangunan tersebut menjadi Bale Budaya.

Menurut Bupati Dian, Kuningan masih membutuhkan ruang representatif untuk kegiatan seni dan budaya. Gedung eks kewadanan dinilai memiliki potensi besar untuk menjawab kebutuhan tersebut.

“Gedung ini akan kita tata tanpa menghilangkan nilai sejarahnya. Harapannya menjadi pusat kebudayaan yang hidup dan menjadi ruang ekspresi para seniman,” ujarnya.

Revitalisasi akan dilakukan secara bertahap dengan tetap menjaga keaslian struktur bangunan sebagai bagian dari warisan sejarah. Tak hanya bangunan, kawasan di sekitarnya pun akan ditata agar lebih nyaman, tertib, dan mendukung aktivitas wisata.

Program ini juga akan terintegrasi dengan penataan kawasan melalui program Nata Daya, termasuk pembenahan Alun-alun Desa Kadugede sebagai ruang publik yang representatif. Penataan mencakup pengelolaan pedagang, peningkatan estetika, hingga penyediaan fasilitas pendukung.

Bupati Dian menilai Kadugede memiliki posisi strategis sebagai kawasan wisata. Didukung udara sejuk serta kedekatannya dengan sejumlah destinasi, kawasan ini dinilai mampu menjadi magnet wisata baru.

Beberapa destinasi yang dimaksud di antaranya Gunung Mayana, Waduk Darma, Curug Bangkong, hingga kawasan Darmaloka.

“Kalau terintegrasi, wisatawan punya banyak pilihan. Bahkan tidak cukup hanya satu hari untuk menikmati Kuningan,” tambahnya.

Kepala Desa Kadugede, Maman, menyambut baik rencana tersebut. Ia berharap revitalisasi ini mampu menjadikan Kadugede sebagai kawasan cagar budaya sekaligus destinasi edukasi dan wisata.

Ia menjelaskan, gedung eks kewadanan memiliki sejarah panjang. Bangunan tersebut konon telah ada sejak masa penjajahan Belanda dan sempat difungsikan sebagai kantor kecamatan hingga berbagai instansi pemerintah.

Meski beberapa bagian seperti atap telah mengalami renovasi, struktur utama bangunan—termasuk tiang-tiangnya—masih dipertahankan sebagai bentuk pelestarian arsitektur lama.

Seiring waktu, gedung ini juga pernah dimanfaatkan sebagai kantor PNPM, Hutbun, PLKB, hingga kini dikelola oleh BUMDes untuk kepentingan masyarakat.

Selain nilai sejarah, Kadugede juga dikenal kaya akan tradisi dan kesenian lokal, seperti Goong Renteng, Sedekah Kampung, pencak silat, rudat, hingga berbagai sanggar tari yang masih aktif berkembang.

Dengan potensi tersebut, revitalisasi Bale Budaya diharapkan tidak hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi juga menghidupkan masa depan kebudayaan di Kabupaten Kuningan.

Sumber I diakominfo
Biro Kuningan
Red I Tim PropamNewsTv

Berita Terkait

SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN
Paskas Entikong Salurkan Air Bersih untuk Masyarakat, Perkuat Kolaborasi Sosial Bersama Karang Taruna dan Remaja Masjid Istiqamah
Ketua Karang taruna RW 11. Baranang siang indah, kang Boris jadi pelopor dalam memeriah kan HUT RI ke – 81.
Hak Adat Diabaikan, Prosedur Dilanggar — Prianto Kecam Keras Upaya Pengesahan Sepihak di Lahei!*
*Polda Kalsel Resmikan 22 Jembatan Merah Putih Presisi, Bangun Akses Aman bagi Masyarakat*
Wabup Sintang Audiensi ke BNPP RI, Dorong Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Diduga Curi Buah Sawit, Seorang Pria Berinisial RW Diamankan Polisi
PERHATIAN PUBLIK MENINGKAT LUAS: VIRALNYA PERJUANGAN WARGA NEGARA ASAL DUGAAN S.A.D. RT 23 DESA BUNGKU KLAIM RUANG PENGHIDUPAN SELUAS DUGAAN 1.400 HEKTAR DI JAMBI

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 15:32

Polres Tabalong Bersama BPBD Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 26 September 2026 - 15:18

Proses Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Terus Berjalan, 20 Jenazah Berhasil Teridentifikasi DVI Polda Kalsel

Sabtu, 26 September 2026 - 14:30

SINERGITAS FORKOPIMCAM HALONG BERSAMA PT JHONLIN BARATAMA DAN SELURUH ELEMEN SALURKAN AIR BERSIH BAGI WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN

Sabtu, 26 September 2026 - 14:06

Catatan Konferensi Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan – KBB) KBB; Gerakan Rakyat Perwujudan Demokrasi

Sabtu, 26 September 2026 - 14:00

Bersama Partai Umat dan Rumah Zakat, Satlantas Polres Batola Aksi Kemanusiaan Bagi Masker di Depan Pos Simpang 4 Handil Bakti

Sabtu, 26 September 2026 - 13:46

Ungkap Penganiayaan Oknum Kades hingga Pembunuhan di Kabiyain, Kapolres Balangan : Pelaku Diamankan

Sabtu, 26 September 2026 - 13:36

Kepedulian Polres Hulu Sungai Memberi Bantuan Berupa Tandon Air Bersih Untuk Kebutuhan Masyarakat 

Sabtu, 26 September 2026 - 13:30

Terus Membersamai Aksi Kemanusiaan untuk Korban Virgo Transport 8 🤝🧡

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x