Sintang Kalbar-Sangat Menyedihkan, Hampir puluhan PETI ilegal di Aliran Sungai Kapuas tepatnya di Masuka Sintang

- Reporter

Selasa, 24 Februari 2026 - 03:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sintang Kalbar, // Propamnewstv.id – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kapuas wilayah Masuka, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, dilaporkan semakin merajalela. Para penambang diduga dengan leluasa melakukan eksploitasi secara terbuka tanpa mengantongi izin resmi.

Berdasarkan pantauan tim awak media di lapangan, puluhan set lanting dan peralatan tambang terlihat beroperasi di sepanjang aliran sungai. Aktivitas tersebut berlangsung hampir setiap hari dan dinilai semakin masif.

Informasi yang dihimpun dari masyarakat sekitar menyebutkan bahwa kegiatan PETI tersebut berjalan tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran, sehingga para pelaku tambang ilegal terkesan tidak takut terhadap proses hukum.

“Seringkali pemberitaan tentang PETI muncul di media, namun belum tampak ada tindakan nyata dari Polres Sintang maupun Polda Kalbar serta instansi terkait untuk melakukan penertiban. Bahkan aktivitasnya semakin ramai. Ini menimbulkan kesan pembiaran,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain persoalan legalitas, masyarakat juga mempertanyakan asal-usul bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang digunakan untuk mengoperasikan mesin tambang. Pasokan solar dalam jumlah besar untuk aktivitas ilegal tersebut dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat berwenang.

Aktivitas PETI tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan, khususnya kualitas air Sungai Kapuas yang menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar. Kerusakan ekosistem sungai dikhawatirkan akan berdampak jangka panjang terhadap sektor perikanan dan kesehatan warga.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum, khususnya Polda Kalimantan Barat dan Polres Sintang, segera mengambil langkah tegas guna menertibkan aktivitas tambang emas ilegal tersebut serta melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk terkait distribusi BBM yang diduga digunakan dalam kegiatan PETI.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait langkah penindakan di lokasi tersebut.-( Tim Propomnewstv)
Kapewil kalimantan Barat

Berita Terkait

LPKNI Banten Bantu Pelunasan Kredit Macet Rp210 Juta Jadi Rp85 Juta, Masyarakat Diimbau Pahami Hak dan Kewajiban Konsumen
BARADA Dukung Aktivis Ikrar. Desak Bea Cukai dan APH Tindak Tegas Pemasok Utama Roko Ilegal di Cikeusik
: Instruksi Kapolri Sikat PETI Menggema, Polsek Batang Asai Justru Disorot
Masyarakat Adat Keerom Tegaskan Permintaan Investigasi oleh Lembaga Tinggi Negara
Warga Cibitung Desak Percepatan Pembangunan Jalan, Tuntut Komitmen Nyata Pemkab Pandeglang
Kapolri Komitmen Akan Pecat Anggota Polri Terlibat Narkoba
Budayakan Tertib Berkendara, Satlantas Tabalong Edukasi Pengguna Jalan
AKSI NYATA KDM! GUBERNUR JABAR JEMPUT 12 KORBAN TPPO DARI NTT

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 06:04

LPKNI Banten Bantu Pelunasan Kredit Macet Rp210 Juta Jadi Rp85 Juta, Masyarakat Diimbau Pahami Hak dan Kewajiban Konsumen

Selasa, 24 Februari 2026 - 05:48

BARADA Dukung Aktivis Ikrar. Desak Bea Cukai dan APH Tindak Tegas Pemasok Utama Roko Ilegal di Cikeusik

Selasa, 24 Februari 2026 - 05:45

: Instruksi Kapolri Sikat PETI Menggema, Polsek Batang Asai Justru Disorot

Selasa, 24 Februari 2026 - 05:40

Masyarakat Adat Keerom Tegaskan Permintaan Investigasi oleh Lembaga Tinggi Negara

Selasa, 24 Februari 2026 - 05:27

Warga Cibitung Desak Percepatan Pembangunan Jalan, Tuntut Komitmen Nyata Pemkab Pandeglang

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:43

Budayakan Tertib Berkendara, Satlantas Tabalong Edukasi Pengguna Jalan

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:37

AKSI NYATA KDM! GUBERNUR JABAR JEMPUT 12 KORBAN TPPO DARI NTT

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:32

Diduga Limbah Dapur MBG di Pagelaran Timbulkan Bau Menyengat, Warga Mengeluh Terganggu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x