𝗕𝘂𝗮𝘆𝗮 𝗦𝗲𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗕𝗿𝘂𝘁𝗮𝗹 𝗱𝗶 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗥𝗶𝗮𝘂, 𝗡𝗲𝗻𝗲𝗸 𝗨𝘀𝗶𝗮 𝟲𝟬 𝗧𝗮𝗵𝘂𝗻 𝗛𝗮𝗺𝗽𝗶𝗿 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗱𝗶𝘁𝗲𝗿𝗸𝗮𝗺, 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗱𝗶𝗺𝗶𝗻𝘁𝗮 𝘀𝗲𝗴𝗲𝗿𝗮 𝗠𝗲𝗺𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗣𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗛𝗶𝗺𝗯𝗮𝘂𝗮𝗻 𝗮𝗴𝗮𝗿 𝘄𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗴𝘂𝗿𝗮𝗻𝗴𝗶 𝗯𝗲𝗿𝗮𝗸𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝘀𝘂𝗻𝗴𝗮𝗶 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘁𝗮𝗻.

- Reporter

Sabtu, 21 Februari 2026 - 00:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing Riau, // PropamNewstv.id – Dalam tahun 2026 ini, serangan buaya sudah dua kali terjadi. Sebelumnya serangan buaya terjadi pada Januari 2026 lalu pada balita asal Desa Lubuk Ambacang dan sekarang terjadi Lagi tepatnya di Koto Kombu Hulu Kuantan.

Nenek yusmaini yg sdh berusia 60 tahun sedang mandi disungai,Kemudian pada saat mandi, korban diterkam seekor buaya di bagian kaki dan tangan. Korban berhasil diselamatkan warga yang mendengar teriakan korban minta tolong. Buaya itu pun kabur menghilang.

Menurut Kapolsek Hulu Kuantan, AKP Pardomuan Aris Suranta SH MH, peristiwa tidak terduga itu terjadi ketika wanita paruh baya itu, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Yusmaini pergi ke Sungai kuantan untuk mandi di tebing Desa Koto Kombu.

Korban yang berhasil diselamatkan dan sekitar pukul 18.00 WIB langsung di larikan ke Klinik Azam Medika Desa Lubuk Ambacang oleh masyarakat. Tim medis Klinik Azam Medika melakukan pemeriksaan yang kemudian dirujuk ke RSUD Telukkuantan.

Meski berhasil diselamatkan, korban harus mendapatkan 48 jahitan pada kaki dekat lutut yang luka akibat serangan buaya.

Kondisi ini, mulai membuat masyarakat Hulu Kuantan resah. Sekarang, Polsek Hulu Kuantan tengah berkoordinasi dengan Dinas Perikanan untuk upaya pengusiran sampai penembakan.

Konflik buaya dan manusia di Indonesia meningkat akibat terganggunya habitat, menjadikan negara ini dengan tingkat serangan tertinggi di dunia. Kerusakan ekosistem, aktivitas tambang, dan penyempitan lahan basah memaksa buaya mencari mangsa di area permukiman,

Penyebab Utama Terganggunya Habitat nya adalah Tambang ilegal, merusak area perairan yang menjadi habitat asli buaya, Kemudian Penyempitan Lahan Pembangunan di kawasan sungai dan mengurangi ruang jelajah buaya serta Rusaknya ekosistem mengurangi sumber makanan alami buaya, membuat mereka mencari makanan di permukiman.

Pemerintah dalam Hal ini Perlu segera Membuat papan himbauan bahaya agar mengurangi aktivitas di sungai Kuantan. Khususnya dititik rawan habitat buaya, Seperti sungai Hulu Kuantan.* (Cdr).

Berita Terkait

Polres Tabalong Gelar Arus Balik Gratis dan Valet and Ride, Mudik Aman dan Nyaman
Perubahan Misterius Susunan Redaksi, Propam News TV Akan Tempuh Jalur Hukum
𝗗𝘂𝗲𝗹 𝗦𝗲𝗻𝗴𝗶𝘁 𝗱𝗶 𝗞𝗲𝗯𝘂𝗻, 𝗞𝗮𝗽𝗼𝗹𝘀𝗲𝗸 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗶 𝗧𝗮𝗸𝗹𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗔𝘆𝗮𝗵 𝗧𝗶𝗿𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗣𝗲𝗺𝗲𝗿𝗸𝗼𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗮 𝗦𝗮𝗯𝘂.
Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak ke Pasar Kuripan Menjekang Ramadhan, Temukan Sejumlah Komoditas Dijual di Atas Harga Acuan
Kapolsek Banjarmasin Tengah Terima Kunjungan Silaturahmi Apri Wilianto
Polres Demak Amankan Tiga Remaja Pelaku Pembacokan Saat Tawuran
𝗥𝗮𝘁𝘂𝘀𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗸𝗶𝘁 𝗣𝗘𝗧𝗜 𝗞𝗲𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘁𝗮𝗻 𝗛𝗶𝗹𝗶𝗿 𝗦𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴, 𝗜𝗻𝗶𝘀𝗶𝗮𝗹 ‘𝗔’ 𝗱𝗮𝗻 ‘𝗥’ 𝗗𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗞𝗼𝗼𝗿𝗱𝗶𝗻𝗮𝘁𝗼𝗿 𝗦𝗲𝘁𝗼𝗿𝗮𝗻.
Pelantikan Pengurus BEM UNUKASE Periode 2025/2026

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 11:23

Menu MBG Sempat Viral di Medsos, Ini Penjelasan SPPG Cibitung Manglid di Pandeglang

Minggu, 5 April 2026 - 10:06

Pemkab Sintang Apresiasi Peranan Universitas Terbuka Tingkatkan SDM di Kabupaten Sintang

Minggu, 5 April 2026 - 09:26

Polresta Palangka Raya Pastikan Pengamanan Ibadah Berjalan Aman dan Tertib

Minggu, 5 April 2026 - 08:57

Bupati Kuningan Ajak Perkuat Kebersamaan di Halalbihalal MKKS SMP

Minggu, 5 April 2026 - 08:43

Polres Cianjur Tertibkan Knalpot Brong, Master Limbad Sampaikan Pesan Moral

Minggu, 5 April 2026 - 04:57

Kematian Sopir di Gudang Tangerang Diduga Akibat Kelalaian Sistemik, Desakan Usut Manajemen Menguat

Minggu, 5 April 2026 - 02:19

Warga Desa Pribang Baru Geram! Jalan dan Jembatan Rusak Parah, Pemerintah Sintang Dinilai Tutup Mata

Sabtu, 4 April 2026 - 22:19

Kementerian ATR/BPN Perkuat Layanan Pertanahan Melalui Webinar di Mal Pelayanan Publik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x