Harga Cabai Rawit di Kota Madiun Tembus Rp85 Ribu per Kilogram

- Reporter

Jumat, 20 Februari 2026 - 03:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, Jawa Timur, // PropamNewstv.id — Harga sejumlah komoditas bahan pangan di Kota Madiun, Jawa Timur, mengalami kenaikan, salah satunya cabai rawit yang kini mencapai Rp80 ribu hingga Rp85 ribu per kilogram di pasaran.

Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Madiun Siti Nurzannah mengatakan harga cabai rawit tersebut telah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp57 ribu per kilogram.

“Kenaikannya sekitar Rp28 ribu dari HAP,” kata Siti, Kamis (19/2).

Ia menjelaskan kenaikan harga dipengaruhi berkurangnya pasokan dari produsen akibat penurunan produksi yang terdampak kondisi cuaca.

Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perdagangan Kota Madiun, kenaikan harga saat ini hanya terjadi pada komoditas cabai rawit, sementara harga bahan pangan lainnya masih relatif stabil.

Meski demikian, pemerintah daerah mewaspadai potensi kenaikan harga komoditas lain menjelang Lebaran, terutama telur ayam ras, daging ayam ras, dan daging sapi, mengacu pada pola pergerakan harga pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Biasanya mendekati Lebaran yang mengalami kenaikan adalah telur ayam ras,” ujar Siti.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Perdagangan akan terus memantau perkembangan harga bahan pangan. Pemerintah juga menyiapkan operasi pasar murah di pasar tradisional maupun tingkat kecamatan apabila terjadi kenaikan harga signifikan.

Menurut Siti, potensi kenaikan harga bahan pangan biasanya terjadi tujuh hari sebelum Lebaran. Operasi pasar direncanakan berlangsung pada 12–13 Maret.

Ia mengimbau masyarakat tetap bijak berbelanja dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Berkaca dari tahun lalu, kondisi masih aman dan kenaikan diharapkan tidak signifikan dari HAP,” katanya.

Sumber I tim
Red I PropamNewsTv

Berita Terkait

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”
Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.
SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER
Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai
Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong
Kemarau Melanda, Air Bersih Mengalir: Polsek Haruai Gandeng PT Jhonlin Baratama Salurkan 15 Ribu Liter Air untuk Warga Kembang Kuning
Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe
Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:56

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”

Senin, 28 September 2026 - 16:40

Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.

Senin, 28 September 2026 - 14:54

SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER

Senin, 28 September 2026 - 14:42

Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai

Senin, 28 September 2026 - 14:28

Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong

Senin, 28 September 2026 - 05:01

Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe

Senin, 28 September 2026 - 03:16

Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Minggu, 27 September 2026 - 15:12

GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x