KAPUAS HULU, // PropamNewstv.id — Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Boyan Tanjung, Koramil 1206-08, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kapuas Hulu Selatan, serta Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Pundjung Batara menggelar patroli monitoring kawasan hutan di wilayah Nanga Betung, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Kegiatan patroli dilaksanakan selama empat hari, mulai Rabu (11/2/2026) hingga Sabtu (14/2/2026), sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah aktivitas ilegal di kawasan hutan.
Patroli menyasar sejumlah area strategis, meliputi Hutan Desa Nanga Betung, kawasan hutan lindung, hingga wilayah operasional PT UTG. Selain pengawasan lapangan, tim juga melakukan pendataan keanekaragaman flora dan fauna di wilayah tersebut.
Kapolsek Boyan Tanjung, IPTU Egidius, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah preventif dan preemtif aparat dalam menindaklanjuti informasi terkait dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) serta pembalakan liar.
“Kami bersama TNI, KPH, dan LPHD memastikan tidak ada aktivitas yang merusak ekosistem hutan. Selain pengawasan, tim juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga hutan desa sebagai warisan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Menurut Egidius, pelaksanaan patroli pada awal 2026 dilakukan berdasarkan hasil deteksi dini yang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas PETI di kawasan hutan Nanga Betung.
Selama patroli berlangsung, petugas menyisir medan yang cukup menantang dan melaporkan situasi wilayah dalam kondisi aman serta kondusif.
Polsek Boyan Tanjung menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi terkait guna menjaga kelestarian sumber daya alam Kabupaten Kapuas Hulu dari praktik ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.
Wapimred I PropamNewsTV








