Kabupaten Bandung, // PropamNewstv.id — Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek serta Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah digelar di Masjid Al-Karomah, Jalan Raya Laswi No. 380, Gunung Leutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut menghadirkan narasumber Dadang M. Naser, anggota DPR/MPR RI Fraksi Partai Golkar Komisi IV. Program ini terlaksana melalui kerja sama dengan Badan Pangan Nasional dan Pemerintah Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang momentum hari besar keagamaan.
Berbagai komoditas yang disediakan meliputi bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir. Selain itu, tersedia pula lauk-pauk dan komoditas hortikultura, antara lain daging ayam, daging sapi, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, serta cabai rawit merah.
Untuk meningkatkan daya beli masyarakat, panitia juga membagikan sebanyak 2.000 voucher senilai Rp20.000 kepada warga agar dapat merasakan langsung manfaat harga pangan murah.
Saat ditemui tim investigasi PropamNewsTV, Dadang M. Naser menyatakan bahwa program Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Menurutnya, momentum menjelang Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri biasanya diikuti peningkatan kebutuhan masyarakat yang berdampak pada kenaikan harga pangan. Oleh karena itu, intervensi melalui operasi pasar dan pangan murah dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini juga bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan menekan inflasi pangan di daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta Badan Pangan Nasional menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat secara langsung.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan sejumlah program bantuan sektor pertanian yang telah dirasakan masyarakat Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat selama masa tugasnya di DPR RI Komisi IV, di antaranya bantuan benih padi seluas 18.000 hektare, dukungan pengembangan petani anggur dan buah-buahan untuk meningkatkan produksi dalam negeri, penyaluran 200 unit alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani terdaftar, serta bantuan 12.000 ekor ayam petelur bagi masyarakat dan kelompok peternak.
Program Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu menjaga kestabilan harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Tim Investigasi:
Marwan Jenggo — Bandung








