Sukamakmur Jadi Wilayah Paling Rawan Bencana saat Musim Hujan di Bogor

- Reporter

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, // PropamNewstv.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menghadapi sejumlah bencana imbas hujan berkepanjangan yang melanda. Pemkab meminta masyarakat terus waspada, terutama di area yang rawan bencana.

“Sekarang musim penghujan, jadi titik tertinggi curah hujan di kabupaten Bogor itu kan Februari sebenarnya. Tentunya kita mengimbau masyarakat terutama di area yang cukup kritis akan terkena dampak seperti pinggir kali, situ, tebingan, dan lain-lain,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Sabtu (31/1/2026).

Ajat meminta masyarakat memanfaatkan layanan 112 jika terjadi bencana, sehingga penanganan bisa datang lebih cepat. Ia juga meminta masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca sekitar.

“Kita minta masyarakat bisa mengakses informasi yang ditayangkan kami di 112, BPBD, dan lain-lain. Saya kira kewaspadaan dan teknologi bisa percepat informasi ke masyarakat,” ungkapnya.

“Teman-teman saya lihat sering update curah hujan, pergerakan secara real time jadi bisa antisipasi,” lanjut dia.

Ajat menambahkan saat ini, wilayah yang paling rawan bencana dengan frekuensi tinggi berada di Kecamatan Sukamakmur. Hal itu tak terlepas dari kondisi geografis wilayah itu.

“Sukamakmur, kan secara geologi area yang paling rawan gerakan tanah, beberapa sering terjadi plus sekarang hujan. Jadi secara frekuensi mudah sekali terjadi bencana,” bebernya.

Terkait dengan banjir di wilayah Bogor bagian timur seperti Gunung Putri dan sekitarnya, pihaknya telah menyiapkan teknologi semacam alarm. Apabila ketinggian air Sungai Cileungsi dan Cikeas di titik tertentu, alarm akan berbunyi.

“Kita sedang inisiasi di DAS (Daerah Aliran Sungai) Cileungsi. Karena yang paling frekuensinya sering di sana. Sistemnya sama (alarm),” ujarnya. (Red)

Berita Terkait

*Polda Kalsel Sita 128 Kg Sabu Senilai Rp.231 Miliar, Lima Tersangka Jaringan Internasional Ditangkap*
*JELANG KUNJUNGAN JOKOWI DAN PSI KE LAMPUNG, MASYARAKAT DAN TOKOH ADAT HARAPKAN RAJA JULI BERIKAN SOLUSI ATAS MASALAH HUTAN DAN LAHAN*
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Berbagi Kebahagiaan dengan Purnawirawan dan Warakawuri
Polres Cianjur Gelar Nobar Laga Persib vs Bhayangkara Pererat Kemitraan dengan Bobotoh
DPRD Demak Berikan Ruang Audensi ke Para Pihak atas Polemik Pilprades Desa Sukodono Bonang Demak
Dari Lapangan Sekolah, Serma Sumartana Menyalakan Api Disiplin dan Nasionalisme Generasi Muda Bangsa
Diduga Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Tunjukan Sikap Tendensius dan Antipati Terhadap Media Menuai Kecaman dari Organisasi Pers
Warga Demak Amankan Kendaraan,di Duga Pengangkut BBM Bersubsidi Jenis Solar Bermuatan 2 Ton

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:58

*Polda Kalsel Sita 128 Kg Sabu Senilai Rp.231 Miliar, Lima Tersangka Jaringan Internasional Ditangkap*

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:43

*JELANG KUNJUNGAN JOKOWI DAN PSI KE LAMPUNG, MASYARAKAT DAN TOKOH ADAT HARAPKAN RAJA JULI BERIKAN SOLUSI ATAS MASALAH HUTAN DAN LAHAN*

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:36

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Demak Berbagi Kebahagiaan dengan Purnawirawan dan Warakawuri

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:03

Polres Cianjur Gelar Nobar Laga Persib vs Bhayangkara Pererat Kemitraan dengan Bobotoh

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:25

DPRD Demak Berikan Ruang Audensi ke Para Pihak atas Polemik Pilprades Desa Sukodono Bonang Demak

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:09

Diduga Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Tunjukan Sikap Tendensius dan Antipati Terhadap Media Menuai Kecaman dari Organisasi Pers

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:09

Warga Demak Amankan Kendaraan,di Duga Pengangkut BBM Bersubsidi Jenis Solar Bermuatan 2 Ton

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:05

Polisi Bongkar Dugaan Penjualan Pertalite Pakai Jeriken di SPBU Pramuka Banjarmasi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x