Afrika Selatan Usir Diplomat Israel, Diminta Angkat Kaki dalam 72 Jam

- Reporter

Sabtu, 31 Januari 2026 - 06:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Afrika Selatan, // PropamNewstv.id – Afrika Selatan mengumumkan pengusiran Wakil Duta Besar Israel Ariel Seidman dari wilayahnya. Seidman dinilai telah berulang melakukan pelanggaran diplomatik, termasuk menghina Presiden Cyril Ramaphosa.

Melansir CNBC Africa, pelanggaran yang dimaksud berupa penggunaan platform media sosial resmi Israel untuk menghina Ramaphosa. Selain itu, Seidman juga dinilai sengaja tidak memberitahu pihak berwenang Afrika Selatan terkait kunjungan pejabat Israel.

Pernyataan tersebut tak menjelaskan unggahan media sosial mana yang dianggap melanggar. Namun, diduga kuat, unggahan di platform X pada November 2025 lalu jadi salah satu penyebabnya.

“Sebuah momen langka kebijaksanaan dan kejelasan diplomatik dari Presiden Ramaphosa,” tulis akun X Kedutaan Israel di Afrika Selatan kala itu.

Seidman diberikan waktu selama 72 jam sejak pengumuman dibuat untuk meninggalkan wilayah Afrika Selatan.

“Kami sangat berharap Kedutaan Israel akan berkomunikasi dengan kami secara hormat, dan [bahwa] mereka akan mengirim seseorang yang akan berkomunikasi secara hormat dan menjunjung tinggi diplomasi. Itulah yang kami inginkan,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Afrika Selatan Chrispin Phiri, dalam siaran televisi Newzroom Africa.

Menanggapi pengusiran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar berencana untuk mengambil langkah balasan.

Mereka memerintahkan Duta Besar Afrika Selatan di Ramallah, Shaun Edward Byneeldt untuk meninggalkan Israel dalam waktu 72 jam.

Hubungan di antara dua negara terus menegang sejak Afrika Selatan mengajukan kasus genosida atas tindakan Israel di Gaza, Palestina ke Mahkamah Internasional. Israel menolaknya dan menyebut kasus tersebut tidak berdasar.

Pada 2023 lalu, anggota parlemen Afrika Selatan juga memberikan suara untuk mendukung penutupan Kedutaan Israel di Pretoria dan penangguhan hubungan diplomatik terkait perang di Gaza. Namun, keputusan itu tidak pernah diimplementasikan.

(Sumber : CNN)

Berita Terkait

Percepat Digitalisasi Perlinsos, Disdukcapil Kuningan Aktifkan IKD Seluruh Babinsa Kodim 0615
Personel Polres Balangan dengan Sigap Datangi Karhutla di Desa Kusambi Hulu
Personel Polres Balangan Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Teluk Mesjid
Polres Batola Panen 2,35 Ton Jagung Pipil di Cerbon, Dukung Swasembada Pangan 2026
*Polda Banten Peringati Hari Demokrasi Internasional, Dorong Penguatan Hak Asasi dan Nilai Demokrasi*
295 KK Terbantu, Kodim 1002/HST Kembali Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Perumahan
Polres Tabalong Bagikan Air Mineral kepada Masyarakat yang Antre BBM
SERAH TERIMA JABATAN DI LINGKUNGAN POLRES BALANGAN BERLANGSUNG KHIDMAT

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:20

Percepat Digitalisasi Perlinsos, Disdukcapil Kuningan Aktifkan IKD Seluruh Babinsa Kodim 0615

Jumat, 18 September 2026 - 15:22

Personel Polres Balangan dengan Sigap Datangi Karhutla di Desa Kusambi Hulu

Jumat, 18 September 2026 - 14:14

Personel Polres Balangan Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Teluk Mesjid

Kamis, 17 September 2026 - 14:30

Polres Batola Panen 2,35 Ton Jagung Pipil di Cerbon, Dukung Swasembada Pangan 2026

Kamis, 17 September 2026 - 14:16

*Polda Banten Peringati Hari Demokrasi Internasional, Dorong Penguatan Hak Asasi dan Nilai Demokrasi*

Kamis, 17 September 2026 - 13:52

Polres Tabalong Bagikan Air Mineral kepada Masyarakat yang Antre BBM

Kamis, 17 September 2026 - 13:46

SERAH TERIMA JABATAN DI LINGKUNGAN POLRES BALANGAN BERLANGSUNG KHIDMAT

Kamis, 17 September 2026 - 12:36

*Kapolda Kalsel Tinjau Langsung Korban Selamat KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x