Sebuah lapangan milik klub sepak bola anak-anak Palestina di Tepi Barat terancam dibongkar oleh pemerintah Israel.

- Reporter

Senin, 26 Januari 2026 - 01:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palestina //propamnewstv.id – Mereka yang menentang pembongkaran itu bahwa berkukuh lapangan tersebut amat penting, karena menyediakan kesempatan langka bagi anak-anak Palestina untuk bermain sepak bola.

Tapi pemerintah Israel bersikeras lapangan tersebut dibangun tanpa izin. Inilah contoh kecil, betapa banyak hal yang diperebutkan di wilayah Tepi Barat yang sangat terpecah belah.

Mulai dari identitas dan keyakinan orang-orang yang tinggal di sana hingga memperebutkan setiap inci di mana mereka berdiri.

Dan kali ini sepetak kecil lapangan rumput sintetis pun diperebutkan. Lapangan itu berdiri persis di samping tembok beton raksasa yang mengisolasi Israel dari sebagian besar kawasan Tepi Barat.

Dalam atmosfir serangan sejak 7 Oktober 2023, perang dua tahun di Gaza dan kerapuhan gencatan senjata saat ini, tidak diragukan lagi ada banyak masalah yang jauh lebih mendesak.

Namun perselisihan soal lapangan sepak bola ini adalah kisah yang sarat dengan simbolisme dan telah menarik perhatian internasional.

Ini, tentu saja, lantaran kaitannya dengan agama dunia lainnya—sepak bola.

Dan pada hari kunjungan kami, sekelompok anak-anak Palestina tengah berbaris untuk melakukan tendangan penalti di bawah sinar matahari musim dingin.

Lapangan di pinggiran Betlehem ini mulai dibangun pada 2020 lalu.

Kini, lapangan sepak bola itu menjadi tempat berlatih bagi lebih dari 200 anak-anak dari kamp pengungsi Aida di dekatnya.

Jalan-jalan yang sempit dan padat berisi rumah-rumah keturunan keluarga Palestina yang dipaksa atau melarikan diri dari rumah mereka selama perang Arab-Israel 1948.

Pada 3 November 2025, ketika anak-anak itu berjalan kaki dari kamp untuk latihan, mereka menemukan pemberitahuan yang ditempel di gerbang lapangan.

Mereka diberitahu bahwa lapangan tersebut ilegal. Dan pemberitahuan itu segera diikuti oleh perintah pembongkaran.

“Kami tidak punya tempat lain untuk bermain,” kata Naya yang berusia 10 tahun kepada saya.

Naya mengenakan kaus jersey Brasil dengan nama legenda sepak bola Neymar tertera di bagian belakang.

“Kami membangun impian kami di sini,” ujarnya.

“Jika mereka membongkar lapangan kami, mereka akan menghancurkan impian kami.”

Kami menghubungi otoritas Israel yang mengelola urusan sipil di Tepi Barat untuk meminta komentar.

Meskipun perintah pembongkaran dikeluarkan atas nama mereka, kami malah dirujuk ke militer Israel, yang mengawasi pekerjaan mereka.

IDF memberi kami pernyataan berikut.

“Di sepanjang pagar keamanan, ada perintah penyitaan dan larangan pembangunan; oleh karena itu, pembangunan di daerah tersebut dilakukan secara ilegal,” kata mereka.

Berita Terkait

Dibungkus Kresek, Program MBG Dapur SPPG Surianeun di Ciawi Patia Picu Kekecewaan Penerima Manfaat
Kegiatan Ibadah Qurban di Mesjid Jami’ Asy Syifa 2026 Target 7 Ekor Sapi
Waka Polres Tabalong hadiri Upacara Hari Kesadaran Nasional, Dorong Inovasi dan Digitalisasi Layanan Publik
56 Pejabat Fungsional Dilantik, Bupati Dian Tekankan Kompetensi dan Perubahan Mindset
Sinergi TNI dan Warga, Jembatan Garuda Segera Tuntas
*Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari*
Menjamurnya Pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis ( MBG ) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat Dorong pertumbuhan ekonomi lokal 
Satresnarkoba Polres Cianjur Berhasil Amankan Dua Pengedar Obat Terlarang dan Miras dalam Razia Knalpot Brong

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:05

Dibungkus Kresek, Program MBG Dapur SPPG Surianeun di Ciawi Patia Picu Kekecewaan Penerima Manfaat

Senin, 20 April 2026 - 06:13

Kegiatan Ibadah Qurban di Mesjid Jami’ Asy Syifa 2026 Target 7 Ekor Sapi

Senin, 20 April 2026 - 06:04

Waka Polres Tabalong hadiri Upacara Hari Kesadaran Nasional, Dorong Inovasi dan Digitalisasi Layanan Publik

Senin, 20 April 2026 - 05:53

56 Pejabat Fungsional Dilantik, Bupati Dian Tekankan Kompetensi dan Perubahan Mindset

Senin, 20 April 2026 - 03:43

*Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polda Kalsel Pantau Stok Bapokting Di Pasar Antasari*

Senin, 20 April 2026 - 03:21

Menjamurnya Pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis ( MBG ) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat Dorong pertumbuhan ekonomi lokal 

Minggu, 19 April 2026 - 16:18

Satresnarkoba Polres Cianjur Berhasil Amankan Dua Pengedar Obat Terlarang dan Miras dalam Razia Knalpot Brong

Minggu, 19 April 2026 - 12:51

Halal Bihalal dan Milad ke-21 Salimah Kuningan, Wabup Tuti: Perkuat Harmoni Keluarga dan Peran Perempuan

Berita Terbaru

Uncategorized

Tanpa Kolaborasi, “Bilungka Jua Nang Ramaknya”

Senin, 20 Apr 2026 - 06:31

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x