Longsor Timbun 35 Rumah di Cisarua Bandung Barat, 7 Warga Meninggal

- Reporter

Sabtu, 24 Januari 2026 - 05:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat, // PropamNewstv.id – Bencana tanah longsor menerjang Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat malam, 23 Januari 2026. Sedikitnya 35 rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor yang terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Jumat petang.

Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, mengatakan longsor terjadi di wilayah kaki Gunung Burangrang yang rawan pergerakan tanah. Kejadian ini diperparah oleh curah hujan tinggi dan angin kencang yang terjadi sejak dua hari terakhir.

“Kebetulan hujan turun dari semalam dan disertai angin. Wilayah ini memang berada di kaki gunung,” ujar Nur Awaludin di Kantor Desa Pasirlangu, Sabtu, 24 Januari 2026.

Awaludin menuturkan, lebih dari 100 warga dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Hingga kini terdapat tujuh orang ditemukan meninggal dunia, 21 orang selamat, dan 93 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Meski demikian, Awaludin menyatakan puluhan warga yang belum ditemukan itu belum dapat dipastikan seluruhnya tertimbun longsor. Sebagian di antaranya diduga telah mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat tanpa melapor kepada aparat desa.

“Yang masih dicari itu belum tentu semuanya tertimbun. Ada kemungkinan sebagian sudah mengungsi ke keluarga masing-masing,” kata Awaludin.

Saat ini, seluruh aktivitas penanganan darurat dipusatkan di Kantor Desa Pasirlangu. Aparat desa bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat terus melakukan pendataan korban serta upaya pencarian di lokasi longsor.

Awaludin menambahkan, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah bantuan logistik bagi para warga terdampak, terutama bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal.

“Yang paling mendesak hari ini adalah logistik untuk warga terdampak,” tegas Awaludin.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan potensi longsor susulan. Pemerintah daerah mengimbau warga untuk tetap waspada dan menjauhi lokasi rawan bencana.

(Sumber : Metrotv)

Berita Terkait

Dapur Leoz Gelar Pentas Seni Rumah Edukasi, Tanamkan Nilai Syukur dan Keceriaan Anak
Dua Desa di Pandeglang Disorot GPMM, Audit APBDes Didorong Pasca PMK 81/2025
Giat Baksos Banjir di Kp. Bojong Kesik, Desa Bojong, Majalaya, Bandung
Dapur Leoz Gelar Pentas Seni Rumah Edukasi, Tanamkan Nilai Syukur dan Keceriaan Anak
Koti Mahatidana MPC Kabupaten Bandung Gelar Bakti Sosial Pasca Banjir di Bojong Keusik
Pemerintah Perluas Propam MBG ( Makan Bergizi Gratis) untuk Tingkat kan Kesehatan dan Prestasi Anak
OKM – Polres Bangka Gelar Jumat Berkah di Simpang Pos Pelabuhan Sungailiat
Ditpolairud Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 18 WNA Myanmar di Dumai

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 06:07

Dapur Leoz Gelar Pentas Seni Rumah Edukasi, Tanamkan Nilai Syukur dan Keceriaan Anak

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:26

Dua Desa di Pandeglang Disorot GPMM, Audit APBDes Didorong Pasca PMK 81/2025

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:26

Giat Baksos Banjir di Kp. Bojong Kesik, Desa Bojong, Majalaya, Bandung

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:22

Dapur Leoz Gelar Pentas Seni Rumah Edukasi, Tanamkan Nilai Syukur dan Keceriaan Anak

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:21

Koti Mahatidana MPC Kabupaten Bandung Gelar Bakti Sosial Pasca Banjir di Bojong Keusik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:26

OKM – Polres Bangka Gelar Jumat Berkah di Simpang Pos Pelabuhan Sungailiat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:56

Ditpolairud Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 18 WNA Myanmar di Dumai

Sabtu, 14 Februari 2026 - 03:50

Kapolda Aceh Hadiri Peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri oleh Presiden Prabowo

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x