Bandung, // PropamNewstv.id – Aktivitas pekerjaan proyek yang berada di Kampung Lalareun RT 03/RW 03, Desa Rancakasumba, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, menjadi sorotan setelah awak media PropamNews TV menemukan sejumlah temuan di lapangan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait.

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, awak media mendapati masih adanya pekerja proyek yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa helm proyek. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan bahwa penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) belum sepenuhnya dijalankan secara optimal.

Selain itu, papan informasi proyek yang terpasang di lokasi pekerjaan tidak mencantumkan nilai nominal anggaran kegiatan. Tidak dicantumkannya besaran anggaran tersebut dinilai belum sejalan dengan prinsip transparansi serta keterbukaan informasi publik sebagaimana yang diharapkan dalam setiap pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran negara.
Temuan lainnya, awak media juga melihat adanya dugaan penggunaan material bangunan bekas pada pekerjaan pondasi. Pondasi lama yang dibongkar tampak sebagian material batunya kembali digunakan dalam pekerjaan lanjutan, sehingga menimbulkan pertanyaan terkait spesifikasi teknis dan mutu pekerjaan yang dilaksanakan.
Atas temuan-temuan tersebut, diharapkan pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait dapat memberikan perhatian dan penjelasan agar pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan, baik dari sisi keselamatan kerja, transparansi, maupun kualitas konstruksi.
PropamNews TV akan terus melakukan pemantauan serta menyajikan informasi secara berimbang dan profesional sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial dan tanggung jawab pers kepada publik.
Sumber: Saepulloh
Kabiro Bandung








