Ali Shaath Resmi Pimpin NCAG, Fokus Pemulihan Layanan Publik Gaza

- Reporter

Senin, 19 Januari 2026 - 06:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gaza, // PropamNewstv.id – Ali Shaath resmi memulai tugasnya sebagai Ketua Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG). Langkah awalnya ditandai dengan penandatanganan pernyataan misi komite yang akan menjadi landasan tata kelola dan prinsip operasional pemerintahan transisi di wilayah tersebut.

Shaath menyatakan NCAG memiliki mandat resmi berdasarkan Dewan Keamanan PBB melalui Resolusi 2803 serta Rencana Perdamaian 20 Poin yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Komite ini ditugaskan mengelola masa transisi Jalur Gaza menuju fondasi kemakmuran Palestina yang berkelanjutan.

Dalam pernyataan resminya, Shaath menegaskan misi utama NCAG adalah membangun kembali Gaza, baik dari sisi infrastruktur maupun stabilitas sosial. Fokus komite mencakup pemulihan keamanan serta layanan esensial seperti listrik, air bersih, layanan kesehatan, dan pendidikan.

“Tujuan kami adalah menciptakan tata kelola yang berakar pada perdamaian, demokrasi, dan keadilan, serta membangun ekonomi produktif untuk menggantikan pengangguran dengan peluang bagi seluruh warga,” kata Shaath, seperti dikutip Anadolu, Senin, 19 Januari 2026. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan integritas tinggi dalam menjalankan pemerintahan teknokratik tersebut.

NCAG akan beroperasi di bawah panduan Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang diketuai langsung oleh Trump. Komite ini diisi oleh para pemimpin teknokrat yang bertugas menstabilkan kehidupan sehari-hari warga Gaza pascakonflik.

Sebelumnya, Gedung Putih merilis daftar anggota Dewan Eksekutif Gaza yang mencakup sejumlah tokoh internasional, antara lain Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan, utusan khusus AS Steve Witkoff, Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, serta pejabat tinggi dari Uni Emirat Arab, Qatar, dan Mesir.

Penunjukan Shaath—mantan Wakil Menteri Otoritas Palestina—dipandang sebagai upaya menempatkan figur yang memiliki legitimasi luas. Langkah ini sejalan dengan dimulainya fase kedua rencana gencatan senjata Gaza yang berfokus pada demiliterisasi, pemerintahan teknokratik, dan rekonstruksi menyeluruh.

Shaath menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa NCAG berupaya mengamankan jalur menuju hak-hak nyata dan penentuan nasib sendiri bagi rakyat Palestina melalui jalan damai.

(Sumber : Metrotv)

Berita Terkait

Pencuri perahu nelayan asal Indramayu diringkus polisi di laut Karawang
KDM Geber Proyek Jalan Dan Lampu Penerangan Jalan Se-Jawa Barat,Mudik Aman Lancar
TTKKBI DPW II Kabupaten Tangerang Gelar Zikir Bersama dan Penutupan Sementara Latihan Pencak Silat Jelang Ramadhan
Beautifikasi Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jangkau 79 PPKS
Bangsawan Expo Perkuat Perlindungan Kesehatan Hewan dan Warga
Bangun 4.106 Titik PJU dan 2.100 Rutilahu, Pemkot Bandung Perbaiki 29,52 Km Jalan
2 Syarat Eksekusi Tanpa Sidang Sah Jika Memenuhi Dua Kondisi Komulatif Ungkap Mohammad Lutfi S.H 
PERSIB Fokus Bangkit Jelang Laga Leg Kedua AFC Champions League

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 04:45

Pencuri perahu nelayan asal Indramayu diringkus polisi di laut Karawang

Minggu, 15 Februari 2026 - 04:40

KDM Geber Proyek Jalan Dan Lampu Penerangan Jalan Se-Jawa Barat,Mudik Aman Lancar

Minggu, 15 Februari 2026 - 02:29

TTKKBI DPW II Kabupaten Tangerang Gelar Zikir Bersama dan Penutupan Sementara Latihan Pencak Silat Jelang Ramadhan

Minggu, 15 Februari 2026 - 02:23

Beautifikasi Jelang Ramadan, Dinsos Kota Bandung Jangkau 79 PPKS

Minggu, 15 Februari 2026 - 02:18

Bangsawan Expo Perkuat Perlindungan Kesehatan Hewan dan Warga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:51

2 Syarat Eksekusi Tanpa Sidang Sah Jika Memenuhi Dua Kondisi Komulatif Ungkap Mohammad Lutfi S.H 

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:14

PERSIB Fokus Bangkit Jelang Laga Leg Kedua AFC Champions League

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:09

Polres Subang Ungkap Kasus Miras Oplosan yang Menewaskan Sembilan Orang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x