Dolar AS Tertekan di Tengah Ancaman Tambahan Tarif Trump Negara Eropa

- Reporter

Senin, 19 Januari 2026 - 02:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singapura, // PropamNewstv.id – Dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan Senin di tengah kekhawatiran investor terhadap ancaman tambahan tarif Presiden AS Donald Trump terhadap Eropa terkait Greenland.

Ancaman tambahan tarif itu memunculkan ketidakpastian, sehingga para pelaku pasar keuangan berbondong-bondong membeli yen dan franc Swiss yang dianggap sebagai aset aman, dalam pergerakan luas yang menghindari risiko di seluruh pasar.

Mengutip Investing.com, Senin, 19 Januari 2026, indeks dolar sedikit turun di angka 99,17. Euro dan pound sterling awalnya runtuh sebelum akhirnya pulih saat hari perdagangan dimulai, karena investor menilai implikasi jangka panjang dari langkah terbaru Trump terhadap posisi dolar AS.

Hal itu membantu euro membalikkan kerugiannya dengan naik 0,17 persen menjadi USD1,1618. Sementara poundsterling Inggris juga pulih 0,1 persen menjadi USD1,3387.

Tren serupa juga terjadi ketika dolar AS merosot 0,24 persen terhadap franc Swiss yang dianggap sebagai aset aman menjadi 0,7989. Mata uang Negeri Paman Sam itu juga turun terhadap yen sebesar 0,31 persen menjadi 157,63 yen.

Di tempat lain, dolar Australia yang sensitif terhadap risiko, turun 0,12 persen menjadi USD0,6683, dengan penurunan tersebut dibatasi oleh pelemahan dolar secara luas. Dolar Selandia Baru naik 0,06 persen menjadi USD0,5755.

Tarif impor tambahan untuk 8 negara Eropa

Trump mengatakan ia akan memberlakukan tarif impor tambahan sebesar 10 persen mulai 1 Februari untuk barang-barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Inggris. Ancaman ini berlaku hingga AS diizinkan untuk membeli Greenland.

Negara-negara besar Uni Eropa langsung mengecam ancaman tarif terkait Greenland sebagai pemerasan. Prancis bahkan mengusulkan untuk menanggapi dengan serangkaian tindakan balasan ekonomi yang belum pernah diuji sebelumnya.

Para investor telah membuang dolar setelah pengumuman ‘Hari Pembebasan’ pada April 2025 lalu ketika Trump meluncurkan tarif besar-besaran terhadap dunia, yang memicu krisis kepercayaan pada aset AS.

“Meskipun Anda mungkin berpendapat tarif tersebut mengancam Eropa, pada kenyataannya, dolar-lah yang menanggung dampak terberatnya, karena saya pikir pasar memperhitungkan peningkatan premi risiko politik pada dolar AS,” ungkap Kepala Riset Asia di ANZ Khoon Goh.

(Sumber : Metrotv)

Berita Terkait

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong
Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik
Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka
Warga Indonesia memfaatkan waktu liburan dengan berkunjung ke malaysia.
*Ayo Cek Kesehatan Gratis Bersama Polda Banten dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*
Kapolres Cianjur Sampaikan Ucapan Dirgahayu Polisi Militer TNI Angkatan Darat ke-80
Dipimpin Langsung Bupati, Kontingen Kuningan Turunkan 140 Orang di Porsenitas XIII, Bidik Juara Umum  
PWDPI dan IKRAR, Mendesak Dindikpora Pandeglang Berikan Sanksi Tegas Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Kecamatan Munju

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:15

Puskesmas Entikong Gelar Cek Kesehatan Gratis di Pasar Modern PLBN Entikong

Senin, 22 Juni 2026 - 13:40

Dugaan Penyimpangan Anggaran Ambulans di Muaro Jambi: Mendorong Audit Forensik Demi Transparansi Publik

Senin, 22 Juni 2026 - 13:18

Polres Demak Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual di Al Anfas, Pengasuh Jadi Tersangka

Senin, 22 Juni 2026 - 12:58

Warga Indonesia memfaatkan waktu liburan dengan berkunjung ke malaysia.

Senin, 22 Juni 2026 - 12:54

*Ayo Cek Kesehatan Gratis Bersama Polda Banten dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80*

Senin, 22 Juni 2026 - 09:54

Dipimpin Langsung Bupati, Kontingen Kuningan Turunkan 140 Orang di Porsenitas XIII, Bidik Juara Umum  

Senin, 22 Juni 2026 - 09:46

PWDPI dan IKRAR, Mendesak Dindikpora Pandeglang Berikan Sanksi Tegas Oknum Kepsek SDN Cibitung 2 Kecamatan Munju

Senin, 22 Juni 2026 - 09:13

Samsat Go Kecamatan Hadir di Entikong, Warga Diimbau Manfaatkan Layanan Pajak Kendaraan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x