Makan Lebih Banyak di Musim Hujan? Ini Alasannya

- Reporter

Minggu, 11 Januari 2026 - 09:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – Saat musim hujan, keinginan untuk makan biasanya meningkat, terutama makanan hangat seperti bakso atau mi kuah. Ternyata, hal ini bukan terjadi tanpa alasan, melainkan merupakan bagian dari proses penyesuaian tubuh. Jika kamu sering merasa lapar saat musim hujan, tenang saja, kamu tidak sendirian. Ada penjelasan ilmiah di balik kondisi tersebut.

Banyak orang mengalami peningkatan nafsu makan saat musim hujan. Perubahan cuaca, suhu yang lebih dingin, serta berkurangnya paparan sinar matahari membuat tubuh perlu menyesuaikan diri. Menurut ahli diet terdaftar sekaligus pakar kesehatan, Brea Lofton, MS, LD, RDN, yang dikutip dari Hello Magazine, “Ketika suhu turun dan durasi siang hari memendek, tubuh menyesuaikan beberapa sistem internal agar tetap hangat dan seimbang.” Proses penyesuaian inilah yang memicu meningkatnya rasa lapar.

Beberapa sistem tubuh yang mengalami perubahan saat musim hujan antara lain:

Termoregulasi

Pada cuaca dingin, tubuh berusaha mempertahankan suhu internal agar tetap stabil dengan cara membakar lebih banyak energi. Akibatnya, rasa lapar atau nafsu makan lebih mudah muncul sebagai sinyal bahwa tubuh membutuhkan tambahan energi.

Ritme Sirkadian

Saat cuaca lebih gelap dan paparan sinar matahari berkurang, jam biologis tubuh dapat bergeser. Kondisi ini bisa menyebabkan tubuh terasa lebih lelah dan lesu, serta memengaruhi hormon pengatur nafsu makan seperti ghrelin dan leptin, yang dapat meningkat.

Neurotransmiter

Pada musim dingin, kadar neurotransmiter seperti serotonin-zat yang berperan dalam mengatur suasana hati dan rasa tenang-dapat menurun.

Bagaimana Cara Tubuh Bekerja?

Selama cuaca dingin, tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk menjaga suhu internalnya, dan salah satu sumber energi tersebut berasal dari makanan. Selain itu, berkurangnya sinar matahari juga memengaruhi aktivitas serotonin di otak. Saat mengonsumsi makanan, terutama karbohidrat, tubuh melepaskan insulin dalam jumlah lebih banyak, yang membantu triptofan mencapai otak. Triptofan inilah yang kemudian meningkatkan kadar serotonin untuk sementara waktu.

“Berkurangnya paparan sinar matahari dapat menurunkan aktivitas serotonin di otak. Mengonsumsi karbohidrat memicu pelepasan insulin, yang memungkinkan lebih banyak triptofan-bahan pembentuk serotonin-mencapai otak. Hal ini membantu meningkatkan serotonin untuk sementara waktu,” jelas Brea Lofton.

Itulah sebabnya, saat musim hujan atau cuaca dingin, banyak orang cenderung menginginkan makanan tinggi karbohidrat atau kaya kalori.

Mengapa Kenaikan Berat Badan Sering Terjadi?

Musim dingin tidak hanya memengaruhi peningkatan nafsu makan, tetapi juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Hal ini berkaitan dengan cara tubuh menggunakan dan menyimpan lemak saat suhu rendah.

“Ketika suhu menurun, tubuh mengaktifkan lemak cokelat, yaitu jenis jaringan lemak khusus yang membakar kalori untuk menghasilkan panas. Secara teori, hal ini dapat meningkatkan penggunaan energi tubuh. Namun, cuaca dingin juga cenderung meningkatkan nafsu makan, dan banyak orang menjadi kurang aktif. Meskipun lemak cokelat membakar sebagian energi, naluri alami untuk makan lebih banyak serta berkurangnya aktivitas fisik sering kali mengalahkan manfaat tersebut,” ujar Brea Lofton.

Selain itu, paparan cahaya matahari yang lebih sedikit dapat memengaruhi sinyal tubuh dalam mengatur penghematan energi, sehingga lemak lebih mudah tersimpan jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. Oleh karena itu, meskipun cuaca dingin dapat memicu pembakaran kalori, konsumsi makanan berlebihan dan kurangnya olahraga tetap berkontribusi pada penambahan berat badan.

Agar berat badan tidak meningkat saat nafsu makan cenderung naik di musim hujan, penting untuk tetap aktif bergerak atau berolahraga, meskipun dilakukan di dalam ruangan, guna membantu membakar kalori dan menjaga keseimbangan tubuh.

(Sumber : Detik.com)

Berita Terkait

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI
Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla
Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin
Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua
Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026
Koperasi PWDPI dan APJI Gelar Pelatihan Jajan Pasar, Angkat Ibu Rumah Tangga dan UMKM Tingkatkan Ekonomi Keluarga  
Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu
Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:03

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44

Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:41

Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:36

Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:31

Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:52

Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:13

Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:03

Disdukcapil Kuningan Gelar “Grebek IKD” ke Sekolah, Percepat Aktivasi Identitas Digital Pelajar

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x