Petugas Imigrasi AS Tembak Mati Warga AS di Minneapolis, Protes Meluas

- Reporter

Jumat, 9 Januari 2026 - 01:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amerika Serikat, // PropamNewstv.id – Seorang perempuan di kota Minneapolis ditembak mati oleh petugas imigrasi AS, Rabu (07/01). Kejadian ini tak jauh dari lokasi kematian laki-laki bernama George Floyd pada 2020 di tangan empat polisi pada tahun 2020.

Penembakan ini dikecam berbagai kalangan, termasuk Wali Kota Minneapolis, Jacob Frey, yang menuntut agar aparat imigrasi federal (biasa disebut agen ICE) segera meninggalkan kota itu.

Korban penembakan telah diidentifikasi keluarganya. Dia adalah Renee Nicole Good, warga negara AS berusia 37 tahun. Pemerintah kota Minneapolis menyebut Renee ditembak saat sedang dalam perjalanan untuk merawat sejumlah tetangganya.

Penembakan ini terjadi tak lama setelah Presiden AS, Donald Trump, memulai apa yang dia sebut sebagai “operasi penegakan hukum imigrasi besar-besaran” di Minneapolis. Trump mengirim lebih dari 2.000 agen ICE ke kota itu.

Para petugas imigrasi inilah yang diminta Wali Kota Jacob Frey untuk segera pergi dari Minneapolis. “Pergi dari Minneapolis!” kata Jacob saat konferensi pers. “Kami tidak menginginkan kalian di sini.”

Namun Trump dan sejumlah pejabat federal AS justru membela petugas imigrasi. Trump, dalam sebuah unggahan di media sosial Truth Social, menyalahkan orang yang dia klaim “penghasut profesional” dan “gerakan sayap kiri radikal yang penuh kekerasan dan kebencian”.

Hal yang sama dikatakan Departemen Keamanan Dalam Negeri, yang mengklaim penembakan terjadi ketika seorang “perusuh yang melakukan kekerasan” diduga mencoba menabrak seorang petugas imigrasi.

Kristi Noem, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, menyebut petugas tersebut “menembak untuk membela diri”.

Di tengah kecaman, Noem menyebut para petugas imigrasi akan terus melanjutkan operasi mereka mencari imigran di Minneapolis.

(Angga)

Berita Terkait

Arab Desak AS Batalkan Serangan ke Iran Demi Cegah Potensi Perang Kawasan
Trump Ancam Tarif 25% bagi Negara yang Berbisnis dengan Iran
Protes diIran berlanjut Korban Tewas Capai 554 Jiwa
China Makin Intensif Tangkap Pemimpin Gereja
Kuba Tak Gentar dengan Ancaman Trump, Siap Membela Kedaulatannya
Soal Presiden Venezuela yang Ditangkap AS, Dosen Hukum: Langgar Hukum Internasional!
Venezuela dan AS Bahas Pembukaan Kembali Hubungan Diplomatik
Cina Kecam Penangkapan Maduro oleh AS

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:45

Satgas Saber Polres Probolinggo Pastikan Harga dan Stok Sembako Hingga BBM Aman Jelang Ramadhan

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:40

Polsek Cihurip Polres Garut Lakukan Patroli Tingkatkan Keamanan di Malam Hari

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:36

Kapolres Demak Tegaskan Kesiapan Armada Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan dan Mudik

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:31

Police Go To School, Program Unggulan Polres Tabalong Ajak Pelajar Tertib Hukum

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:26

“Tim PMB UNUKASE Sambangi Sekolah Menengah di Tanah Bumbu, Promosikan Program Studi Unggulan”

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:14

Wujudkan Kelancaran Pagi, Polsek Limbangan Siaga di Titik Rawan Macet.

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:06

Pemprov Sulsel Matangkan Persiapan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026, Rakor Dipimpin Ketua KORPRI Pusat

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:01

Gubernur Andi Sudirman Beri “Kado” 66 Tahun Takalar, Infrastruktur Jalan hingga Bantuan untuk Rakyat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x