BNN Ubah Strategi Perang Narkoba: Bukan Sekadar Tangkap Bandar, tapi Selamatkan Generasi Muda

- Reporter

Minggu, 4 Januari 2026 - 01:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // PropamNewstv.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan transformasi besar dalam strategi pemberantasan narkoba di Indonesia. Tak lagi semata mengandalkan penindakan hukum, BNN kini menempatkan penyelamatan generasi muda sebagai inti kebijakan nasional dalam menghadapi ancaman narkotika yang kian kompleks dan terorganisir.

Di bawah kepemimpinan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto, pendekatan Perang Semesta Narkotika dan Pemulihan Generasi menjadi arah baru yang menegaskan bahwa perang melawan narkoba tak bisa hanya dilakukan oleh aparat semata, melainkan membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, komunitas, hingga negara.

“Perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan menangkap bandar. Yang jauh lebih penting adalah menyelamatkan generasi muda agar tidak pernah masuk ke dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba,” tegas Komjen Suyudi Ario Seto, Selasa (30/12/2025).

Salah satu fokus utama BNN adalah anak dan remaja sebagai kelompok paling rentan. Melalui program Ananda Bersinar, BNN mendorong pencegahan sejak usia dini dengan edukasi bahaya narkoba, penguatan karakter, keterampilan hidup, serta peningkatan peran orang tua dalam membangun ketahanan keluarga.

“BNN mengedepankan pendekatan pemulihan generasi. Anak-anak dan remaja harus kita lindungi sejak dini melalui keluarga, pendidikan karakter, dan lingkungan yang sehat,” ujar Suyudi.

Meski mengedepankan pendekatan humanis, BNN menegaskan tidak ada kompromi terhadap sindikat narkotika. Dalam aspek penindakan, BNN tetap menunjukkan ketegasan dengan membongkar jaringan besar, mulai dari pengungkapan dua ton sabu di Batam, pembongkaran laboratorium narkoba (clandestine lab) di Tangerang, hingga operasi pemulihan kawasan rawan narkoba di berbagai daerah.

“Kami tegas terhadap sindikat narkotika. Setiap jaringan, laboratorium, dan peredaran narkoba akan kami kejar tanpa kompromi, karena narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa,” kata Kepala BNN.

Upaya penyelamatan generasi juga diperkuat melalui inovasi pelayanan publik. Program Rehabilitasi Keliling (Re-Link) yang telah berjalan di 10 provinsi prioritas melibatkan lebih dari 1.400 agen pemulihan, menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.

“Penyalahguna narkoba adalah korban yang harus dipulihkan, bukan dijauhi. Negara hadir melalui layanan rehabilitasi yang mudah diakses dan bebas stigma,” ungkap Suyudi.

Selain itu, BNN mengembangkan Desa Bersinar sebagai basis pencegahan berbasis komunitas, memperkuat Call Center 184, serta menghadirkan Tim Pelayanan Terpadu guna merespons cepat laporan dan kebutuhan masyarakat.

Transformasi BNN juga mendapat pengakuan di tingkat internasional. Indonesia semakin aktif dalam forum global seperti ISSUP dan Commission on Narcotic Drugs (CND), memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang tidak hanya tegas, tetapi juga progresif dalam kebijakan narkotika.

Menutup pernyataannya, Kepala BNN menegaskan visi jangka panjang menuju Indonesia bebas narkoba.

“Indonesia Bersinar 2045 hanya bisa terwujud jika seluruh elemen bangsa bergerak bersama melindungi generasi penerus dari bahaya narkoba,” pungkas Komjen Suyudi Ario Seto.(Red).

Berita Terkait

2 Syarat Eksekusi Tanpa Sidang Sah Jika Memenuhi Dua Kondisi Komulatif Ungkap Mohammad Lutfi S.H 
Dapur Leoz Gelar Pentas Seni Rumah Edukasi, Tanamkan Nilai Syukur dan Keceriaan Anak
Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah Daging Meugang, Harga Rp140 Ribu per Kilogram
Tempuh 10 Km, Prajurit Kodim 1002/HST Ikuti PSJM Han Mars di Barabai
Wakapolda Banten Hadiri Panen Raya Padi Organik PS-08, Perkuat Ketahanan Pangan dan Semangat Bela Negara
Kopi Darat Tokoh Masyarakat Desa Campaka Warna Peringati Hari Pers Nasional 2026
Tersesat di Hutan Legok Demplon, Polsek Limbangan Berhasil Evakuasi Warga dalam Kondisi Selamat
Perayaan Natal dan Kunci Tahun KKK Meriah, Perantau Kawanua Berkat bagi Sesama

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:59

Kemenag Kalsel Gelar Hisab Rukyat Awal Ramadan 1447 H, Posisi Hilal Belum Penuhi Kriteria Imkanur Rukyat

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:52

Pemerintah Kabupaten Natuna Ajak Masyarakat Sambut Ramadan 1447 H dengan Kebersamaan

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:38

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:31

Polsek Sajira Polres Lebak Gepar patroli Malam Ciptakan Rasa Aman nyaman dan Kondusif Bagi Masyarakat

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:27

Patroli Tengah Malam, Polsek Fatuleu Ciptakan Sitkamtibmas Kondusif di Jalur Timor Raya

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:56

Perbedaan Awal Ramadan 1447 H, Bupati Tuban Ajak Warga Jaga Kerukunan

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:46

H. Cucun Serahkan Surat Kepemilikan Rumah untuk 8 Keluarga Korban Longsor Kampung Condong

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:44

Danrem 121/Abw pimpin Sertijab dan Tradisi Dandim 1203/Ketapang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x