Pandeglang, Banten //propamnewstv.id – Bupati Pandeglang, R. Dewi Setiani, melakukan monitoring menyeluruh terhadap kegiatan operasional Balai Benih Ikan (BBI) di Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Jumat (2/01/2026).
Kegiatan monitoring tersebut turut didampingi oleh Asisten Daerah (Asda) II serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, H. Uun Junandar. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan sektor perikanan daerah sekaligus wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi benih ikan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Dewi Setiani menegaskan bahwa Balai Benih Ikan memiliki peran strategis dalam mendukung produktivitas sektor perikanan yang berkelanjutan. Menurutnya, optimalisasi fungsi BBI harus didukung dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi teknis, dan para pelaku usaha perikanan.
“Balai Benih Ikan ini tidak hanya menjadi tempat pembenihan, tetapi harus berkembang menjadi pusat peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta pengembangan teknologi budidaya ikan yang adaptif dan ramah lingkungan,” ujar Bupati Dewi.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan BBI yang profesional agar mampu menjawab kebutuhan benih ikan berkualitas bagi para pembudidaya, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir dan perdesaan.
Bupati Dewi menutup kegiatan monitoring dengan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan sektor perikanan sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pandeglang. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan terkait untuk terus bergerak secara terkoordinasi dalam memaksimalkan potensi perikanan daerah.
“Perikanan bukan sekadar mata pencaharian, tetapi bagian dari strategi kami dalam menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, H. Uun Junandar, menjelaskan bahwa Balai Benih Ikan Cipeucang memiliki peran sentral dalam penyediaan benih ikan unggul bagi pembudidaya di Kabupaten Pandeglang dan wilayah sekitarnya. Menurutnya, pengelolaan BBI membutuhkan perhatian khusus, mulai dari ketersediaan pakan, sanitasi kolam, hingga pendampingan teknis kepada para pembudidaya.
“Kami terus melakukan pembenahan fasilitas serta memberikan pelatihan teknis kepada kelompok pembudidaya agar mampu meningkatkan produktivitas. Monitoring oleh Ibu Bupati ini menjadi momentum penting untuk evaluasi dan percepatan program,” ujar Uun Junandar.
(Red)








