Banjir Bandang Aceh Tengah Buka Luka Lama, Kampung Bah Terisolasi dan Berjuang Bangkit

- Reporter

Sabtu, 27 Desember 2025 - 07:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH //propamnewstv.id – Banjir bandang akhir November lalu bukan hanya memutus akses jalan dan listrik, tetapi membuka kembali luka lama warga sebuah kampung di Aceh Tengah yang belum sembuh dari trauma gempa besar 2013.

Sudah hampir sebulan Kampung Bah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, terisolasi.

Akses menuju kampung berpopulasi hampir 700 jiwa saat ini hanya bisa ditempuh dengan sepeda motor melalui jalur berlumpur dan jembatan darurat dari kayu.

Di beberapa titik, longsoran tanah mengapit jalan. Sewaktu-waktu dapat runtuh. Kondisi ini telah membuat warga kesulitan mengangkut hasil kebun dan memperoleh bantuan secara normal.

Kampung Bah berada di kawasan perbukitan. Deretan rumah yang didominasi dengan papan merupakan hunian relokasi pascagempa 6,4 magnitudo pada 2 Juli 2013.

Saat itu, desa ini menjadi salah satu wilayah terparah terdampak gempa di Aceh Tengah.

Sebelum gempa, mayoritas penduduk tinggal di kawasan bawah bukit, dekat aliran Sungai Peusangan.

Namun, longsor besar yang terjadi saat gempa, membuat pemerintah merelokasi permukiman warga ke tempat yang lebih tinggi.

Ironisnya, banjir bandang di penghujung November 2025 kembali menghancurkan kawasan pemukiman lama tersebut. Sebanyak 34 unit rumah rusak total, ujung jembatan penghubung desa hancur, dan aliran sungai berpindah jalur, menerjang bekas hunian warga yang sebagian masih kerap didatangi.

Source. Angga

Berita Terkait

Forum KDKMP Pandeglang Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Kisruh Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 
Polsek Pamulang Lakukan Patroli ke Lapak Hewan Qurban, Berikan Himbauan Antisipasi Pencurian Jelang Idul Adha 2026
Dikritik Soal IPAL dan Andalalin, Perwakilan SPPG Sindanglaya I: “Saya Dulu Wartawan dan Aktivis”
Indonesia–Malaysia masih berjalan normal. Arus keluar masuk pelintas di jalur perbatasan. 
Pastikan Keamanan Ibadah Kenaikan Isa Almasih, Polres Jepara Gelar Sterilisasi sejumlah Gereja. 
Polres Demak Pastikan Ibadah Kenaikan Isa Almasih Berjalan Aman dan Khidmat
Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo
Polda Kalbar dan Badan Karantina Indonesia Mengamankan 42 Ton Bahan Pangan Ilegal dari Malaysia

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:02

Forum KDKMP Pandeglang Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Kisruh Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:54

Polsek Pamulang Lakukan Patroli ke Lapak Hewan Qurban, Berikan Himbauan Antisipasi Pencurian Jelang Idul Adha 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:47

Dikritik Soal IPAL dan Andalalin, Perwakilan SPPG Sindanglaya I: “Saya Dulu Wartawan dan Aktivis”

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:35

Indonesia–Malaysia masih berjalan normal. Arus keluar masuk pelintas di jalur perbatasan. 

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:59

Polres Demak Pastikan Ibadah Kenaikan Isa Almasih Berjalan Aman dan Khidmat

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:46

Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:36

Polda Kalbar dan Badan Karantina Indonesia Mengamankan 42 Ton Bahan Pangan Ilegal dari Malaysia

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:23

MAN 2 Bandung Cetak Prestasi, Puluhan Siswa Tembus PTN Favorit Jalur Prestasi 2026

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x