KABUPATEN BANDUNG // propamnewstv.id – Kasus perusakan kebun teh di kawasan Pangalengan kian menjadi sorotan publik. Kerusakan lahan yang mencapai hampir 150 hektare, atau setara 210 lapangan sepak bola, dinilai sebagai ancaman serius bagi kelestarian lingkungan dan keselamatan warga.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi langkah cepat dan tegas yang dilakukan Polresta Bandung dalam mengungkap serta menangkap para pelaku perusakan kawasan kebun teh tersebut.
“Kami sangat menghargai kerja cepat Polresta Bandung. Perusakan ini bukan sekadar merugikan sektor perkebunan, tetapi juga berdampak langsung pada keseimbangan ekosistem dan meningkatkan risiko bencana alam seperti banjir, longsor, hingga banjir bandang yang pernah terjadi di Pangalengan,” ujar Dadang, dikutip dari Tribrata Polda Jabar.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menjelaskan, pihaknya telah menetapkan enam orang tersangka pada Rabu (10/12). Masing-masing memiliki peran berbeda, yakni satu orang sebagai aktor utama atau donatur, satu mandor lapangan, serta empat pekerja.
Menurut penyelidikan kepolisian, aksi pemotongan tanaman teh secara ilegal telah berlangsung sejak tahun 2024. Lahan konservasi tersebut rencananya akan dialihfungsikan menjadi area pertanian sayuran.
Dampak ekologis akibat alih fungsi lahan ini dinilai sangat serius. Ahli lingkungan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menyebut, kerusakan tutupan lahan di kawasan hulu berpotensi mengganggu sistem hidrologi dan meningkatkan ancaman banjir di wilayah Bandung Raya.
Meski demikian, masyarakat berharap penegakan hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan semata. Seorang yang diduga kuat sebagai donatur utama berinisial HB hingga kini disebut masih bebas.
“Kami berharap aparat kepolisian menuntaskan kasus ini secara menyeluruh dan bertindak tegas terhadap aktor utama di balik perusakan lingkungan ini,” ujar seorang warga.
PropamNewsTV akan terus memantau perkembangan kasus ini sebagai bentuk komitmen dalam mengawal penegakan hukum dan perlindungan lingkungan hidup.
Bandung (Aziz)








