99,5 Persen Perkara Selesai dan Sederet Prestasi MA

- Reporter

Rabu, 11 Februari 2026 - 02:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – Humas MA,   Selasa,10 Februari 2026 Dengan tingkat penyelesaian perkara mencapai sekitar 99,5 persen di tingkat MA serta sederet inovasi dan prestasi nasional, MA menegaskan konsistensinya memperkuat efektivitas peradilan, akuntabilitas, dan kepercayaan publik.

Sidang Istimewa Mahkamah Agung (MA) dengan agenda tunggal Laporan Tahunan Mahkamah Agung 2025 dengan tema “Pengadilan Terpercaya, Rakyat Sejahtera” resmi dibuka (10/02/2026).

Ketua Mahkamah Agung, Prof. Sunarto dalam laporannya menyampaikan capaian kinerja, tantangan, dan serta inovasi yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025.

Sidang yang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara ini, antara lain Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc. (mewakili Presiden RI), Ketua Mahkamah Konstitusi Dr. Suhartoyo, S.H., M.H., Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Wakil Ketua DPR Sari Yuliati, Gubernur BI Perry Warjiyo, Jaksa Agung Burhanudin, serta perwakilan dari berbagai kementerian/lembaga, TNI, dan Polri. Hadir pula para Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Agung negara sahabat beserta delegasi, menunjukkan pentingnya acara ini dalam kancah peradilan internasional.

Dalam paparannya, Ketua MA Prof. Sunarto menyampaikan berbagai inovasi dan program unggulan MA sepanjang 2025, yang mencakup antara lain peningkatan rasio penerimaan dan penyelesaian perkara, minutasi perkara, hingga capaian dan prestasi nasional.

Mahkamah Agung Republik Indonesia bersama badan peradilan di bawahnya mencatat capaian kinerja yang konsisten dan tinggi dalam bidang penyelesaian perkara sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data yang disajikan, jumlah perkara yang ditangani pada tahun 2025 mencapai 3.025.152 perkara, dengan perkara yang berhasil diselesaikan sebanyak 2.937.634 perkara atau sebesar 97,11 persen.

Adapun sisa perkara tercatat sebesar 2,89 persen. Capaian tersebut menegaskan keberhasilan Mahkamah Agung dalam menjaga rasio produktivitas penyelesaian perkara di atas 97 persen selama enam tahun berturut-turut.

Sementara itu, pada tingkat Mahkamah Agung, beban perkara tahun 2025 tercatat sebanyak 38.148 perkara, meningkat 22,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Beban perkara tersebut terdiri atas sisa perkara tahun 2024 sebanyak 230 perkara dan perkara masuk sepanjang tahun 2025 sebanyak 37.918 perkara.

Dari total beban perkara tersebut, Mahkamah Agung berhasil menjatuhkan putusan terhadap 37.973 perkara sepanjang tahun 2025.

Grafik dan Presentase Perkara Minutasi

“Jumlah perkara yang berhasil diminutasi dan diselesaikan mencapai 36.931 perkara, meningkat 18,51 persen dibandingkan tahun 2024. Dari total perkara yang diminutasi tersebut, sebanyak 35.728 perkara atau 96,74 persen berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari tiga bulan.

Tingkat Ketepatan waktu minutasi perkara ini mencapai 96,74 persen, mengalami peningkatan sebesar 0,24 persen dibandingkan tahun 2024, sekaligus menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah Mahkamah Agung” ujarnya.

Paparkan Kunci Keberhasilan: Sistem Elektronik dengan Adopsi 96,58% | Dok. Humas MA)

Kunci Keberhasilan: Sistem Elektronik dengan Adopsi 96,58%

Salah satu inovasi utama yang menjadi pilar keberhasilan adalah penerapan sistem kasasi dan Peninjauan Kembali (PK) secara elektronik (e-Kasasi dan e-PK) yang resmi diberlakukan mulai 1 Mei 2024. Sistem ini ternyata diadopsi dengan sangat cepat dan luas oleh para penegak hukum dan masyarakat.

Rasio penggunaannya mencapai 96,58 persen yang secara drastis memangkas waktu dan biaya administrasi, serta mempercepat proses pemeriksaan berkas. Mahkamah Agung berpotensi mengurangi penggunaan kertas hingga 866 ton, menyelamatkan 10.263 pohon, 2.309.133.600 liter air dan 805.631 emisi CO2.

Pengawasan Mahkamah Agung

Dari sisi pengawasan, Mahkamah Agung menerima 5.561 pengaduan masyarakat terkait penyelenggaraan peradilan. Dari jumlah tersebut, 4.263 pengaduan telah selesai diproses, sementara 1.298 pengaduan lainnya masih dalam proses penanganan.

Dalam pelaksanaan pengawasan eksternal, Mahkamah Agung juga mengapresiasi peran Komisi Yudisial yang secara konsisten menjalankan fungsi pengawasan terhadap perilaku hakim. Sepanjang tahun 2025, Mahkamah Agung menerima 61 usulan sanksi dari Komisi Yudisial. Dari jumlah tersebut, 12 usulan ditindaklanjuti dengan penjatuhan hukuman disiplin, 33 usulan tidak dilanjutkan karena menyangkut teknis yudisial, dan 16 usulan masih dalam proses penelaahan. Mahkamah Agung telah menjatuhkan 220 sanksi disiplin kepada aparatur peradilan sepanjang tahun 2025. Sanksi tersebut terdiri atas 50 sanksi berat, 56 sanksi sedang, dan 114 sanksi ringan. Penjatuhan sanksi ini merupakan wujud komitmen Mahkamah Agung dalam menegakkan disiplin, kode etik, dan menjaga marwah lembaga peradilan.

Secara keseluruhan, data pengawasan tahun 2025 menunjukkan bahwa Mahkamah Agung tidak hanya responsif terhadap pengaduan masyarakat, tetapi juga konsisten dalam menindaklanjuti setiap pelanggaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penguatan sistem pengawasan internal dan sinergi dengan pengawasan eksternal diharapkan semakin memperkokoh kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Capaian Dan Prestasi Mahkamah Agung 2025

MA juga kembali menorehkan berbagai capaian dan prestasi yang mencerminkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola peradilan yang bersih, akuntabel, dan transparan. Berbagai penghargaan nasional berhasil diraih sebagai hasil dari konsistensi reformasi birokrasi dan penguatan integritas di lingkungan peradilan. Dalam bidang pengelolaan kepegawaian, Mahkamah Agung memperoleh Penghargaan Penyelesaian Disparitas Data Kepegawaian hingga 100 persen dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Di bidang pengelolaan keuangan, Mahkamah Agung kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-13 kali berturut-turut. Selain itu, Mahkamah Agung juga memperoleh apresiasi sebagai Role Model Pelaporan Keuangan dari Kementerian Keuangan, yang menegaskan kualitas pelaporan keuangan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan

Komitmen Mahkamah Agung dalam pembangunan zona integritas juga terus menunjukkan hasil yang signifikan. Hingga tahun 2025, sebanyak 19 unit kerja berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Secara kumulatif periode 2018–2025, tercatat 278 unit kerja berpredikat WBK dan 16 unit kerja berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam keterbukaan informasi publik, Mahkamah Agung kembali memperoleh predikat “Informatif” dari Komisi Informasi Pusat dengan nilai 97,43 pada tahun 2025. Capaian ini menunjukkan komitmen Mahkamah Agung dalam menjamin hak masyarakat atas informasi serta meningkatkan transparansi penyelenggaraan peradilan.

Terakhir, Mahkamah Agung juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan jajaran atas berbagai dukungan kebijakan strategis yang telah memperkuat fondasi kelembagaan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan peradilan. Dukungan tersebut dinilai berperan penting dalam mendorong transformasi peradilan menuju lembaga yang modern, profesional, dan terpercaya.

Penulis: Kontributor

Berita Terkait

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”
Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.
SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER
Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai
Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong
Kemarau Melanda, Air Bersih Mengalir: Polsek Haruai Gandeng PT Jhonlin Baratama Salurkan 15 Ribu Liter Air untuk Warga Kembang Kuning
Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe
Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:56

Pihak orang tua korban pelaku sepakat berdamai, utamakan masa depan dan pemulihan psikologis anak.”

Senin, 28 September 2026 - 16:40

Warga soroti pembanguan kandang ayam petelur bantuan kementrian, melalui aspirasi anggota Dewan DPR RI tanpa papan anggaran . Di Desa marga asih kecamatan cicalengka.kab bandung.

Senin, 28 September 2026 - 14:54

SHOWROOM EVENT & TEST DRIVE GEBYAR XFORCE HYBRID SUPER DEAL SEPTEMBER

Senin, 28 September 2026 - 14:42

Diduga Curi 18 Plat Lining Grinding, Seorang Pria Warga Lano Diamankan Polisi Haruai

Senin, 28 September 2026 - 14:28

Polsek Muara Harus Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Dugaan Penipuan Berkedok Sumbangan di Tabalong

Senin, 28 September 2026 - 05:01

Perkuat Sinergitas Direktur Media Propam News TV Gelar Audiensi dengan Kapolres Lhokseumawe

Senin, 28 September 2026 - 03:16

Bupati Aceh Utara Yang di Kenal Dengan Sapaan Ayah Wa Mengajak Warga Masyarakat Sukseskan HUT ke 800 Tahun Aceh Utara

Minggu, 27 September 2026 - 15:12

GEMPAR! BANTUAN BERAS BULOG DIDUGA SALAH SASARAN: WARGA MISKIN & LANSIA DI LADANG PANJANG KESULITAN HIDUP!

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x