Warga Keluhkan Tumpukan Sampah Berbau Menyengat di Pasar Picung, Kabupaten Pandeglang

- Reporter

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang, // PropamNewstv.id – Warga dan pedagang di sekitar Pasar Picung, Kabupaten Pandeglang, mengeluhkan adanya tumpukan sampah yang menimbulkan bau menyengat dan mengganggu kenyamanan lingkungan pasar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tumpukan sampah tersebut berada di area yang kerap dilalui pedagang, pembeli, serta pengguna jalan. Bau tidak sedap yang ditimbulkan sangat terasa, terutama pada siang hari, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat sekitar. Kamis (29/1/2026).

Salah seorang pedagang pecel lele yang berjualan tidak jauh dari lokasi tumpukan sampah, sebut saja Muh, mengungkapkan keluhannya saat dikonfirmasi awak media. Ia menyebut kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan berdampak langsung pada usahanya.

“Sangat bau dan tidak nyaman, Pak. Kadang pembeli yang mau makan balik lagi setelah mencium bau sampah itu,” ujarnya.

Muh menambahkan, selama ini dirinya selalu membayar uang kebersihan kepada pengurus pasar setiap hari. Namun demikian, pengelolaan sampah dinilai belum berjalan secara maksimal.

“Padahal saya selalu memberikan uang kebersihan tiap hari kepada pengurus pasar,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh para pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di kawasan Pasar Picung. Bau menyengat dari tumpukan sampah tersebut dinilai sangat mengganggu, terutama bagi pejalan kaki yang harus melintasi jalan di sekitar pasar.

Padahal, pengelolaan sampah telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang menegaskan bahwa sampah harus dikelola dengan baik, berwawasan lingkungan, serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan, termasuk di kawasan pasar.

Warga dan pedagang berharap kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang agar segera melakukan tindakan nyata serta penanganan serius terhadap permasalahan sampah di Pasar Picung, demi terciptanya lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Penulis : wa 2n

Berita Terkait

PLN Pontianak Gagas “Green Friday”: Wajibkan Kendaraan Listrik, Gandeng VINFAST dan PERBANKAN.
Babinsa Dampingi Serap Gabah Petani di Kuningan, 3,3 Ton Diserap Bulog
Kondisi memperihatikan, SDN 05 PB penai butuh perhatian serius dari pemerintah daerah.
TP PKK Kabupaten Kuningan Gelar Bina Wilayah 2026, Perkuat Program dan Pembinaan di 32 Desa
PEMBINAAN MASYARAKAT SEKITAR TAHURA CARITA BANTEN: KOLABORASI JAGA ALAM DAN SEJAHTERAKAN WARGA 
GRANAT Riau Desak Kapolri Copot Kapolres Rohil Terkait Kasus Narkoba
Polres Tabalong Sambut Tim Biro Rena Polda Kalsel, Perkuat Kinerja melalui Penilaian SIK3 dan Anev SI ABK
Jalin Sinergitas, Kapolres Cianjur Kunjungi Yon Armed 05/105 Tarik Pancagiri Jelang HUT ke-76

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:53

PLN Pontianak Gagas “Green Friday”: Wajibkan Kendaraan Listrik, Gandeng VINFAST dan PERBANKAN.

Senin, 13 April 2026 - 13:36

Babinsa Dampingi Serap Gabah Petani di Kuningan, 3,3 Ton Diserap Bulog

Senin, 13 April 2026 - 13:25

Kondisi memperihatikan, SDN 05 PB penai butuh perhatian serius dari pemerintah daerah.

Senin, 13 April 2026 - 13:09

TP PKK Kabupaten Kuningan Gelar Bina Wilayah 2026, Perkuat Program dan Pembinaan di 32 Desa

Senin, 13 April 2026 - 12:52

PEMBINAAN MASYARAKAT SEKITAR TAHURA CARITA BANTEN: KOLABORASI JAGA ALAM DAN SEJAHTERAKAN WARGA 

Senin, 13 April 2026 - 12:18

Polres Tabalong Sambut Tim Biro Rena Polda Kalsel, Perkuat Kinerja melalui Penilaian SIK3 dan Anev SI ABK

Senin, 13 April 2026 - 12:04

Jalin Sinergitas, Kapolres Cianjur Kunjungi Yon Armed 05/105 Tarik Pancagiri Jelang HUT ke-76

Senin, 13 April 2026 - 11:46

Sinergitas Sekolah dan Pers Diperkuat, SDN Montor 2 Utamakan Keterbukaan Publik

Berita Terbaru

Batik Buana Sekar Kedaton

Babinsa Dampingi Serap Gabah Petani di Kuningan, 3,3 Ton Diserap Bulog

Senin, 13 Apr 2026 - 13:36

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x