
JAKARTA SELATAN //propamnestv.id/– Peristiwa tabrak lari terjadi pada Sabtu malam, 28 Februari 2026, sekitar pukul 21.06 WIB di Jalan Lenteng Agung, tidak jauh dari pusat perbelanjaan kawasan tersebut, Jakarta Selatan. Korban diketahui merupakan Direktur Utama PT Media Propam News TV bersama putranya, Adi Deva Al Husen.minggu (01/3/2026).
Kejadian bermula saat korban, Lutfi, mengendarai sepeda motor bernomor polisi T 4298 RX dari arah Pasar Minggu menuju Lenteng Agung. Saat melaju di jalur yang sama, sebuah sepeda motor Yamaha NMAX dengan nomor polisi yang belum diketahui menabrak kendaraan korban dari arah belakang dengan kecepatan tinggi.
“Akibat benturan keras tersebut, korban dan putranya terjatuh ke badan jalan dan mengalami luka cukup serius. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan visum dokter, Lutfi mengalami cedera serius berupa retak pada bagian belakang tulang punggung.
“Lutfi mengungkapkan bahwa sebelum pelaku melarikan diri, ia sempat mendekat dan tercium bau alkohol dari tubuh pengendara tersebut.”Pengendara tersebut sempat mendekat ke saya, dan saya mencium bau alkohol,” ungkap Lutfi.
Melihat kondisi putranya yang mengalami luka dan mengeluarkan darah di bagian kaki, Lutfi langsung merangkul anaknya dan membawanya ke pinggir jalan guna menghindari kendaraan lain yang melintas. Mereka kemudian mendapat pertolongan dari seorang ibu paruh baya serta dua pria yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Namun, setelah melihat darah yang keluar dari kaki anak korban, pelaku justru melarikan diri dan meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan. Meski punggungnya terasa sakit, Lutfi tidak langsung memeriksakan diri ke dokter karena lebih mengutamakan keselamatan putranya. Sekitar pukul 23.00 WIB, saat dalam perjalanan menuju arah Tangerang, kondisi tubuhnya semakin memburuk dan sulit digerakkan. Hingga keesokan harinya, ia bahkan tidak dapat berbaring akibat rasa nyeri yang semakin parah.
Akhirnya, Lutfi menjalani pemeriksaan medis di RS Slamet, Garut. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, bagian belakang tulang punggungnya mengalami cedera serius dan retak sehingga membutuhkan perawatan intensif.
Hingga saat ini, Direktur Utama PT Media Propam News TV tersebut masih dalam proses pemulihan dan belum dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Pihak keluarga berharap pelaku tabrak lari segera menyerahkan diri dan mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
(Red)





