JAKARTA, // PropamNewstv.id – TNI Angkatan Laut (AL) menyiapkan 158 prajurit Jalasena (julukan prajurit matra laut) untuk mengawaki kapal perang baru Indonesia KRI Prabu Siliwangi-321.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan sebanyak 158 personel tersebut termasuk Komandan kapal.
“Untuk prajurit pengawak KRI Prabu Siliwangi-321 berjumlah 158 personel,” kata Tunggul saat dihubungi Tribunnews.com pada Jumat (16/1/2026).
Terkini, para prajurit awak kapal perang baru yang dipesan Indonesia dari perusahaan galangan kapal Italia Fincantieri, dilaporkan telah melaksanakan uji coba pelayaran lanjutan di Italia pada Rabu (14/1/2026).
Komando Armada II TNI AL melalui laman resminya menjelaskan uji pelayaran lanjutan itu dilakukan sebagai bagian dari tahapan pengujian dan pemantapan kesiapan operasional kapal.
Komandan KRI Prabu Siliwangi-321 Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja memimpin langsung uji pelayaran yang melibatkan seluruh unsur awak kapal sesuai bidang tugas masing-masing.
Kegiatan itu meliputi percobaan sistem pendorongan, sistem kemudi, navigasi, serta pemantapan komunikasi antar pos tempur.
Selain menguji sistem pelayaran, para prajurit Jalasena juga menguji sistem penembakan meriam 76 mm sovraponte dan meriam 127 mm yang difokuskan pada kesiapan awal sistem senjata dari aspek mekanis, elektrikal, serta prosedur keselamatan.
Pengujian sistem penembakan itu dilakukan tanpa pelaksanaan penembakan amunisi.
“Rencana KRI Prabu Siliwangi-321 bertolak dari Italia tanggal 10 Februari 2026. Selanjutnya perkiraan estimasi tiba di Indonesia pada minggu ke-3 Bulan Maret 2026,” katanya.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan proses serah terima KRI Prabu Siliwangi-321 telah dilaksanakan di Italia pada akhir tahun 2025 lalu.
Kegiatan itu, kata Rico, dilakukan bersamaan dengan penyerahan kapal dari pihak galangan kepada Kementerian Pertahanan.
Pada kegiatan itu, lanjut Rico, kapal sekaligus telah diserahkan kepada TNI Angkatan Laut sebagai pengguna operasional.
Rico juga menegaskan kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan bagian dari program modernisasi alutsista matra laut untuk memperkuat kesiapan dan kemampuan pertahanan maritim nasional yang dilaksanakan secara bertahap dan terukur.
“Saat ini, KRI Prabu Siliwangi-321 berada dalam tahap persiapan akhir sebelum pelayaran menuju Indonesia,” pungkas dia.
(Sumber : Tribunnews)








