KUANSING, RIAU //PropamNewsTv.Id/ – Suasana pagi di Desa Koto Taluk, Sabtu (28/03), tampak berbeda. Aktivitas alat berat dan petugas kebersihan memenuhi bahu jalan yang sebelumnya dipenuhi tumpukan sampah liar. Bau tak sedap yang selama ini dikeluhkan warga perlahan menghilang, berganti dengan harapan akan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuantan Singingi bersama Pemerintah Desa Koto Taluk menggelar aksi pembersihan besar-besaran sebagai respon atas persoalan lingkungan yang kian meresahkan masyarakat.
Upaya Penanganan dan Respon Pemerintah
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini melibatkan pengangkutan sampah plastik serta limbah rumah tangga dalam jumlah besar. Tumpukan yang telah lama mengganggu akhirnya dievakuasi menggunakan alat berat.
Penjabat Kepala Desa Koto Taluk, Riza Andika, turut hadir langsung di lokasi untuk memantau jalannya pembersihan. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam merespon keluhan warga.
“Ke depan kami menghimbau masyarakat agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Jangan lagi ada pembuangan liar di pinggir jalan seperti ini,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kebersihan lingkungan hanya bisa terjaga jika ada kesadaran kolektif. Ini demi kenyamanan kita bersama,” tambahnya.
Perspektif Masyarakat
Di sisi lain, warga menyambut baik aksi tersebut, meski berharap adanya langkah berkelanjutan, bukan sekadar pembersihan sesaat.
Anto (42), warga setempat, mengaku lega dengan diangkutnya sampah yang selama ini menimbulkan bau menyengat. Namun, ia menilai perlu adanya pengawasan yang lebih ketat.
“Kami sangat terbantu dengan pembersihan ini. Tapi kami berharap ada pengawasan rutin, bahkan kalau perlu dipasang CCTV atau papan larangan yang tegas, supaya tidak ada lagi yang buang sampah sembarangan, terutama di malam hari,” ungkapnya.
Langkah Tindak Lanjut
Pasca pembersihan, kondisi bahu jalan Desa Koto Taluk kini terlihat lebih bersih dan tertata. Pemerintah desa pun berencana memperkuat pengawasan di sejumlah titik rawan pembuangan sampah ilegal.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga lingkungan tetap asri sekaligus mencegah terulangnya permasalahan serupa di masa mendatang.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kebersihan lingkungan bukan lagi sekadar wacana, melainkan komitmen bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan.
(cd/Red)







