BANJARAN,//PropamNewsTv.id— Pagi Idulfitri, Sabtu (21/03/2026), di Kampung Dangdeur, RW 09, Desa Kiangroke, tak hanya diisi gema takbir dan saling bermaafan. Di sudut pemakaman desa, langkah-langkah pelan keluarga besar almarhum Ida Hidayat menyatu dalam satu tujuan: mendoakan dan mengenang.

hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: NightHDR;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 0.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;
Di antara nisan yang berjejer, keluarga besar almarhum bersama keluarga besar Redaksi PropamNewsTv, Aziz dan keluarga, larut dalam suasana khusyuk. Doa-doa dipanjatkan, bunga ditaburkan, dan ingatan tentang sosok yang telah tiada kembali dihadirkan dalam diam yang penuh makna.

hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: NightHDR;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 0.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;
Sebanyak 9 kepala keluarga, terdiri dari anak dan cucu, turut hadir dalam momen tersebut. Mereka berkumpul dalam satu ikatan keluarga yang kuat, menghadirkan suasana yang tak biasa—sedih dan bahagia yang bercampur menjadi satu. Ada haru saat mengenang, namun juga hangatnya kebersamaan yang kembali terjalin di hari yang fitri.

hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: NightHDR;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 0.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;
Tradisi sekar makam yang dilakukan setiap Idulfitri ini bukan sekadar ritual tahunan. Ia menjadi jembatan batin antara yang hidup dan yang telah berpulang. Dalam heningnya ziarah, tersimpan pesan tentang keikhlasan, tentang menerima kehilangan, sekaligus menjaga hubungan yang tak terputus oleh waktu.
“Setiap Idulfitri, kami datang ke sini. Mendoakan, sekaligus mengingat kembali nilai-nilai yang beliau tinggalkan,” tutur salah satu anggota keluarga.
Di hari yang kembali pada fitrah, ziarah ini menjadi ruang refleksi. Bahwa hidup tak hanya tentang yang kini dijalani, tetapi juga tentang jejak yang ditinggalkan. Tentang bagaimana keluarga menjaga warisan nilai, mempererat silaturahmi, dan merawat doa sebagai bentuk cinta yang tak pernah usai.
Dalam kesederhanaannya, tradisi ini terus hidup—diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya—menjadi pengingat bahwa di balik kebahagiaan Idulfitri, ada doa-doa yang terus mengalir untuk mereka yang telah lebih dahulu kembal
Red I PropamNewsTv
Aziz dan keluarga







