Tangerang Selatan,//PropamNewsTv.id/—Guna meningkatkan pendapatan daerah dan kesadaran masyarakat akan bayar pajak Kendaraan. Samsat Ciputat kembali gelar razia pajak kendaraan bermotor R4 dan R2 hari kedua, Selasa (07/04/2026). Setelah sebelumnya dilaksanakan di kawasan Alun-Alun Pamulang, razia kali ini berlangsung di Jalan Bintaro Utama, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren.

Razia tersebut merupakan operasi gabungan yang melibatkan Polisi Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan, Jasa Raharja, serta jajaran petugas Samsat Ciputat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Kepala UPT Samsat Ciputat, Benny Pribadi, menjelaskan bahwa tingkat tunggakan pajak kendaraan di Provinsi Banten masih cukup tinggi. “Saat ini masih terdapat lebih dari 200 ribu kendaraan yang tercatat menunggak pajak. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya membayar pajak kendaraan, karena hal tersebut berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Penerimaan Samsat Ciputat, Firdaus, mengungkapkan bahwa pada hari kedua pelaksanaan razia ditemukan peningkatan jumlah pelanggar dibandingkan hari sebelumnya. “Pada hari pertama di Alun-Alun Pamulang, kami mendapati 50 kendaraan yang menunggak pajak. Hari ini di Bintaro meningkat menjadi 75 kendaraan, terdiri dari 51 kendaraan roda dua dan 24 kendaraan roda empat,” jelasnya.
Firdaus juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan di berbagai lokasi berbeda guna menertibkan administrasi kendaraan bermotor di wilayah Tangerang Selatan.
“Besok kami akan kembali menggelar kegiatan yang sama di lokasi berbeda. Masyarakat tidak perlu takut atau menghindari razia pajak, yang terpenting adalah melengkapi surat-surat kendaraan. Bagi yang belum membayar pajak, silakan datang langsung ke Samsat Ciputat dan hindari penggunaan jasa calo untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Dengan adanya razia ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak semakin meningkat demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. ( Toni )








