Foto: Kegiatan gotongroyong Rehabilitasi Jembatan Rangka Menyambut hari Bhayangkara ke 80
KALSEL //propamnewstv.id/– Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Polda Kalimantan Selatan bersama warga Desa Murung Taal melaksanakan kegiatan gotong royong rehabilitasi Jembatan Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Murung Taal RT 06 RW 03, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin (13/4/2026).
Jembatan gantung dengan panjang 20 meter dan lebar 1,5 meter itu berbahan dasar besi dan kayu ulin. Sebelum diperbaiki, kondisi jembatan mengalami kerusakan pada bagian lantai serta penyangga. Bahkan beberapa bagian jembatan hilang sehingga membahayakan warga yang melintas.
Jembatan ini memiliki peran vital sebagai akses penghubung masyarakat menuju kebun dan sawah. Lebih dari itu, jembatan tersebut menjadi jalur penghubung tiga kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kecamatan Haruyan, dan Kecamatan Batu Benawa. Rusaknya jembatan sempat menghambat aktivitas pertanian dan ekonomi warga setempat.
Kegiatan gotong royong dihadiri langsung oleh Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, S.I.K., http://M.Si, para Pejabat Utama Polres HST, Danramil 1002-04/LAS, Kepala Desa Murung Taal, personel Polsek Labuan Amas Selatan, anggota Polres HST, serta masyarakat setempat. Terlihat kekompakan aparat dan warga saat mengangkat material, memasang lantai kayu ulin, hingga memperkuat struktur penyangga jembatan.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon mengatakan, perbaikan jembatan ini merupakan tindak lanjut dari proposal permohonan bantuan yang diajukan masyarakat kepada Polres HST. Adapun anggaran yang digunakan bersumber dari dana swadaya Polres HST, dengan pengerjaan dilakukan secara bersama oleh personel kepolisian, unsur pemerintah, dan masyarakat Desa Murung Taal.
“Kegiatan perbaikan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus sebagai tindak lanjut arahan pimpinan agar Polri selalu hadir dan memberikan manfaat nyata. Kami berkomitmen menyelesaikan perbaikan ini secara maksimal agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Kapolres HST.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kehadiran negara dalam membantu masyarakat serta mempercepat pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat.
Jembatan gantung di Desa Murung Taal ini merupakan program Jembatan Merah Putih kedua yang dilaksanakan Polres HST. Sebelumnya, kegiatan serupa dilakukan di Desa Sungai Harang, Kecamatan Haruyan, pada Kamis (2/4/2026) lalu. Program ini menjadi salah satu wujud sinergitas Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.
Sementara itu, Kepala Desa Murung Taal Askani menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polres HST atas kepedulian yang diberikan. Menurutnya, perbaikan jembatan sangat ditunggu warga karena menjadi urat nadi aktivitas pertanian.
“Kami atas nama masyarakat Desa Murung Taal mengucapkan terima kasih atas bantuan perbaikan jembatan ini. Akses ini sangat penting bagi aktivitas sehari-hari warga. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ungkap Askani.
Dengan adanya rehabilitasi Jembatan Merah Putih ini, diharapkan mobilitas warga semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih cepat, serta perekonomian masyarakat di tiga kecamatan yang terhubung dapat kembali bergeliat. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Polres HST bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif berperan dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Tim (Red)


