MADIUN –//propamnewstv.id-Bulan Ramadan tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat. Meski terdapat penyesuaian jam kerja, pegawai di lingkungan kecamatan dan kelurahan diminta tetap menjaga produktivitas serta disiplin dalam menjalankan tugas.
Pesan tersebut disampaikan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun saat memberikan arahan dalam kegiatan Pembinaan Pegawai Kecamatan Taman dengan tema Optimalisasi Produktivitas Kerja di Bulan Ramadan di Aula Kecamatan Taman, Kamis (5/3).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto, Camat Taman, Lurah, serta pegawai kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Taman.
Dalam arahannya, Plt wali kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Madiun telah mengatur penyesuaian jam kerja selama Ramadan. Namun, ia menekankan agar hal tersebut tidak berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ramadan di Kota Madiun tentunya sudah ada aturan-aturan pemerintah kota terkait jam kerja. Jam kerjanya memang dikurangi, tetapi pemerintah kota mengharapkan kualitas pelayanan tidak berkurang,” tegasnya.
Menurutnya, kecamatan dan kelurahan merupakan ujung tombak pelayanan publik karena langsung berhadapan dengan masyarakat. Karena itu, pelayanan administrasi maupun pelayanan sosial harus tetap berjalan optimal.
Selain pelayanan administrasi, Plt wali kota juga menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui kelompok masyarakat (pokmas). Ia meminta seluruh lurah dan aparatur memahami mekanisme program tersebut agar pelaksanaannya tepat sasaran.
“Bagaimana memberdayakan masyarakat melalui pokmas-pokmas. Nanti seluruh kelurahan wajib paham. Jangan sampai terkait pemberdayaan masyarakat ini kecamatan dan kelurahan tidak paham,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan seluruh aparatur agar memahami arah pembangunan Kota Madiun. Tahun 2026 disebutnya sebagai momentum penting untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah.
“Ini penting. Di tahun 2026, triwulan pertama ini kita persiapan. Setelah itu kita gas untuk menjalankan apa yang sudah direncanakan pemerintah kota selama ini,” ungkapnya.
Melalui pembinaan tersebut, Pemkot berharap seluruh aparatur kecamatan dan kelurahan semakin memahami peran strategisnya dalam mendukung program pembangunan daerah sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
(Dspp/rat/diskominfo)
Red





