BANJANG, // PropamNewstv.id – HSU 11 JANUARI 2026. Polsek Banjang melakukan pemantauan terhadap perkembangan debit air Sungai Balangan pada hari Minggu (11/1) pukul 09.30 hingga 09.50 WITA. Hasil pantauan menunjukkan ketinggian air di Pintu Air Desa Beringin mencapai 1.83 meter, naik 3 cm dari hari sebelumnya yang tercatat 1.79 meter, dengan status kini masuk kategori SIAGA.
Sebanyak 10 desa di wilayah hukum Polsek Banjang mengalami dampak banjir dengan tingkat genangan bervariasi. Berikut rincian daerah terdampak:
– Danau Terate: 30 rumah di RT 1-3 tergenangi air, jalan Titian terendam sejauh 200 meter dengan kedalaman 2 cm.
– Lok Bangkai: 15 rumah di RT 1 dan 8 terkena air masuk ke teras dan badan rumah; jalan di RT 08 tergenangi 5 cm sejauh 50 meter.
– Patarikan: 50 rumah di RT 1-4 tergenangi air hingga kedalaman 2 cm.
– Pandulangan: Jalan desa tergenangi 5 cm, 35 rumah di RT 1-4 terkena air masuk.
– Murung Padang: 10 rumah di RT 1-4 tergenangi hingga badan rumah dengan kedalaman 10 cm, sedangkan 25 rumah lainnya hanya tergenangi di bagian teras (2 cm).
– Beringin: 5 rumah di RT 1-3 terkena air masuk.
– Baruh Tabing: 4 rumah di RT 1-2 terkena air masuk ke teras dan badan rumah.
– Teluk Serikat: 3 rumah di RT 1-4 tergenangi.
– Teluk Buluh: 7 rumah di RT 1-4 terkena air masuk.
– Karias Dalam: 1 rumah di RT 4 tergenangi.
Untuk fasilitas umum, tidak ada sekolah atau tempat ibadah yang terdampak. Namun, bagian Jalan Jermani Husin Km 4 terendam air dengan kedalaman 10-15 cm sejauh 50 meter.
Kapolsek Banjang telah mengambil sejumlah langkah penanggulangan, antara lain:
1. Memberikan himbauan kepada warga di bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap bahaya banjir bandang.
2. Melakukan koordinasi dengan pemerintah desa terkait penyebaran informasi kondisi banjir.
3. Menyiapkan pembuatan posko tanggap darurat beserta kelengkapan perlengkapan.
4. Mempersiapkan posko sementara dengan peralatan bantuan seperti ban dalam, tali temali, sepatu bot, jas hujan, dan obat-obatan.
Menurut catatan pihak kepolisian, genangan air belum sepenuhnya surut karena aliran belum mencapai muara Sungai Negara dan Sungai Tabalong. Perkembangan debit air diperkirakan akan meningkat jika curah hujan di Kabupaten Balangan tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami akan terus memantau situasi dan memberikan laporan perkembangan terkini sesuai kondisi di lapangan,” ujar Kapolsek Banjang dalam laporannya kepada Komandan tingkat atas. (Red)








