Petani Masih Tetap Bertahan Menanam Padi dan Tetap Mempertahankan Lahan Hijau

- Reporter

Senin, 15 Desember 2025 - 03:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjaran // propamnewstv.id — Para Petani Tetap mempertahankan dan Tetap menanami Padi di Sawah yang mereka miliki dan garap, di mana telah banyak persawahan di area tersebut yang sudah beralih fungsi menjadi Rumah, Perumahan maupun Bangunan lainnya.

Para petani yang berada di kampung Bojong koneng, Desa Ci apus, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa barat.

Beberapa petani terus tetap mempertahankan Lahan sawah garapan nya dari kepunahan akibat pesatnya pembangunan perumahan baik itu warga maupun untuk Perumahan.

” Saya tetap akan bertahan dan menggarap lahan ini, semampu, saya, mungkin anak cucu kita di waktu ke depan nya, mereka tidak akan tahu apa yang namanya, Sawah, ‘ Tutur Ita ( 54 ) yang akrab di sapa dengan sebutan Apih , Senin 15 Desember 2025.

Dulu ini adalah hamparan luas persawahan, sampai ber hektar – hektare, dengan nama Sawah lega ( Sawah Luas) , sekarang sebaliknya, ” Tambah nya.

Khusus di Kabupaten Bandung, Bupati Bandung juga mengeluarkan Peraturan ( PERBUP) mengenai Lahan hijau, yaitu ; Undang – undang No 27 Tahun 2007 , mengenai Tata ruang , Undang undang, No 41 Tahun 2009, Tentang Perlindungan Lahan pertanian dan Pangan Berkelanjutan ( LP2B).

Juga Di kuatkan oleh PERGUB Jawa Barat, Undang undang, No 5 Tahun 2025 yang mengatur Pengendalian Alih fungsi lahan untuk menjaga ketahanan Lingkungan , pencegahan bencana alam.

Dari Perbup dan Pergub inilah Para petani akan merasakan adanya Perlindungan dari Pemerintah Daerah khusus nya, aturan tersebut akan menjadi sebuah Ruh dalam usaha mereka tetap menjaga lahan – lahan pertanian yang mereka garap dan miliki saat ini.

Para petani juga saat ini tengah menyiasati dalam menjalankan pertanian nya dalam menghadapi cuaca ekstrem dan rawan nya bencana Banjir, mereka mewaspadai hal tersebut jikalau terjadi pada lahan sawah mereka.

Dalam menyiasati hal tersebut para petani melakukan penanaman padi, dengan cara menanam padi yang berukuran pendek bagi padi yang mereka tanam

 

# Eva purnama – Bandung

Berita Terkait

Jajaki Usia ke-53, PAM Bandarmasih Diharapkan Fokus Inovasi dan Pemerataan Air Bersih
Belanja Gaji dan Tunjangan DPRD Pandeglang Naik Rp7,3 Miliar, Muktap Sulaeman Soroti Urgensi dan Transparansi
Adminduk Kota Bandung Didorong Berbasis Digital, Inklusif, dan Responsif
Bangkitkan Pariwisata, Farhan Ungkap Strategi Event Dongkrak Ekonomi
Polantas Menyapa, Personel Ditlantas Polda Kalsel Bantu Masyarakat di Kantor Pelayanan BPKB 
Dialog Penguatan Internal Polri 2026, Polda Kalbar Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Perbatasan
Pasi Intel Kodim 1208/Sambas Hadiri Penyambutan Kunjungan Kerja Kepala Badan Gizi Nasional
Polda Lampung Sosialisasikan Peraturan Pertanahan untuk Perkuat Penegakan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:59

Jajaki Usia ke-53, PAM Bandarmasih Diharapkan Fokus Inovasi dan Pemerataan Air Bersih

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:55

Belanja Gaji dan Tunjangan DPRD Pandeglang Naik Rp7,3 Miliar, Muktap Sulaeman Soroti Urgensi dan Transparansi

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:51

Adminduk Kota Bandung Didorong Berbasis Digital, Inklusif, dan Responsif

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:47

Bangkitkan Pariwisata, Farhan Ungkap Strategi Event Dongkrak Ekonomi

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:04

Polantas Menyapa, Personel Ditlantas Polda Kalsel Bantu Masyarakat di Kantor Pelayanan BPKB 

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:42

Pasi Intel Kodim 1208/Sambas Hadiri Penyambutan Kunjungan Kerja Kepala Badan Gizi Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:38

Polda Lampung Sosialisasikan Peraturan Pertanahan untuk Perkuat Penegakan Hukum

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:37

Adhifatra Agussalim Luncurkan Buku “Membumikan Good Journalist Governance” sebagai Panduan Jurnalisme Berintegritas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x