Perusakan 150 Hektare Kebun Teh Pangalengan, Bupati Bandung Apresiasi Ketegasan Polresta Bandung

- Reporter

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BANDUNG // propamnewstv.id – Kasus perusakan kebun teh di kawasan Pangalengan kian menjadi sorotan publik. Kerusakan lahan yang mencapai hampir 150 hektare, atau setara 210 lapangan sepak bola, dinilai sebagai ancaman serius bagi kelestarian lingkungan dan keselamatan warga.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi langkah cepat dan tegas yang dilakukan Polresta Bandung dalam mengungkap serta menangkap para pelaku perusakan kawasan kebun teh tersebut.

“Kami sangat menghargai kerja cepat Polresta Bandung. Perusakan ini bukan sekadar merugikan sektor perkebunan, tetapi juga berdampak langsung pada keseimbangan ekosistem dan meningkatkan risiko bencana alam seperti banjir, longsor, hingga banjir bandang yang pernah terjadi di Pangalengan,” ujar Dadang, dikutip dari Tribrata Polda Jabar.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menjelaskan, pihaknya telah menetapkan enam orang tersangka pada Rabu (10/12). Masing-masing memiliki peran berbeda, yakni satu orang sebagai aktor utama atau donatur, satu mandor lapangan, serta empat pekerja.

Menurut penyelidikan kepolisian, aksi pemotongan tanaman teh secara ilegal telah berlangsung sejak tahun 2024. Lahan konservasi tersebut rencananya akan dialihfungsikan menjadi area pertanian sayuran.

Dampak ekologis akibat alih fungsi lahan ini dinilai sangat serius. Ahli lingkungan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menyebut, kerusakan tutupan lahan di kawasan hulu berpotensi mengganggu sistem hidrologi dan meningkatkan ancaman banjir di wilayah Bandung Raya.

Meski demikian, masyarakat berharap penegakan hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan semata. Seorang yang diduga kuat sebagai donatur utama berinisial HB hingga kini disebut masih bebas.

“Kami berharap aparat kepolisian menuntaskan kasus ini secara menyeluruh dan bertindak tegas terhadap aktor utama di balik perusakan lingkungan ini,” ujar seorang warga.

PropamNewsTV akan terus memantau perkembangan kasus ini sebagai bentuk komitmen dalam mengawal penegakan hukum dan perlindungan lingkungan hidup.

Bandung (Aziz)

Berita Terkait

Kodim 1002/HST Kolaborasi dengan Pemdes Rantau Keminting Gelar Gerakan Indonesia Asri
Pengacara Choirun Nidzar Alqodari S.H Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polda Jateng
Gelar KRYD, Polisi Berhasil Amankan Ribuan Botol Miras di Jepara
Harga Kebutuhan Pokok Melonjak di Kabupaten Bandung, Pedagang Pasar Tradisional Keluhkan Penurunan Omzet
Kunjungan Insan Pers ke SDN Sukadame 2 Disambut Hangat, Dewan Guru Sampaikan Harapan Pembangunan
Harga Kebutuhan pokok Makin Melambung , Masyarakat Kecil Menjerit
Jajaki Usia ke-53, PAM Bandarmasih Diharapkan Fokus Inovasi dan Pemerataan Air Bersih
Antusias Warga Kampung Cipariuk Gelar Gotong Royong Bersihkan Jalan Poros Desa

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:22

Kodim 1002/HST Kolaborasi dengan Pemdes Rantau Keminting Gelar Gerakan Indonesia Asri

Jumat, 13 Februari 2026 - 05:26

Pengacara Choirun Nidzar Alqodari S.H Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polda Jateng

Jumat, 13 Februari 2026 - 05:24

Gelar KRYD, Polisi Berhasil Amankan Ribuan Botol Miras di Jepara

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:44

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak di Kabupaten Bandung, Pedagang Pasar Tradisional Keluhkan Penurunan Omzet

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:39

Kunjungan Insan Pers ke SDN Sukadame 2 Disambut Hangat, Dewan Guru Sampaikan Harapan Pembangunan

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:07

Jajaki Usia ke-53, PAM Bandarmasih Diharapkan Fokus Inovasi dan Pemerataan Air Bersih

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:03

Antusias Warga Kampung Cipariuk Gelar Gotong Royong Bersihkan Jalan Poros Desa

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:59

Jasa Raharja Kalsel dan Polsek Beruntung Baru Gelar Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di Ponpes Takhashush Diniyah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x