Perkuat Sinergi, Pemkab Kuningan Dialog dengan Forum Rektor

- Reporter

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN –//propamnewstv.id-?Bangun sinergitas pembangunan daerah, Pemkab Kuningan dialog interaktif bersama Forum Rektor se-Kabupaten Kuningan di Pendopo Kabupaten Kuningan, Minggu (8/3/2026). Kegiatan yang dikemas dalam suasana buka puasa bersama ini menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

Sejumlah pimpinan perguruan tinggi hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Rektor Universitas Kuningan (UNIKU), Universitas Muhammadiyah Kuningan, Universitas Islam Al-Ihya Kuningan (UNISA), Universitas Bhakti Husada Indonesia.

Selain itu, Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Multazam, Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan (STAIKU), serta Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Khusnul Khotimah. Hadir juga Wabup Kuningan Tuti Andriani, SH, M.Kn, Sekda Kuningan, Kepala Disdikbud, Asda, dan Bappeda.

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si mengatakan perguruan tinggi merupakan “bank pengetahuan” yang memiliki peran strategis dalam memberikan dasar ilmiah bagi kebijakan pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan sinergi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam kerangka kolaborasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan sejumlah isu strategis pembangunan daerah, di antaranya penurunan angka kemiskinan, pengurangan pengangguran, serta peningkatan nilai investasi.

Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan pemerintah daerah adalah pengembangan kawasan industri di wilayah Kuningan Timur yang dirancang sebagai kawasan padat karya dan ramah lingkungan.

Pemerintah daerah memproyeksikan potensi investasi di Kabupaten Kuningan pada tahun ini, diperkirakan mampu menyerap hingga 30.000 tenaga kerja dalam tiga tahun ke depan, sehingga diharapkan menjadi pendorong transformasi ekonomi daerah.

Menanggapi rencana tersebut, para pimpinan perguruan tinggi yang tergabung dalam Forum Rektor menyatakan kesiapan untuk berkontribusi sebagai think tank dalam mendukung pembangunan daerah.

Rektor Universitas Kuningan, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si, menekankan pentingnya sinkronisasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa guna membantu validasi data kemiskinan ekstrem di 25 desa sasaran.

Hal senada disampaikan Rektor Universitas Islam Al-Ihya Kuningan, Nurul Iman Hima Amrullah, M.Si, yang menilai keterlibatan mahasiswa dapat membantu pemerintah memastikan intervensi program pembangunan lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Rektor Universitas Bhakti Husada Indonesia, Cecep Hermawana, Ph.D, menyatakan kesiapan pihaknya menerjunkan mahasiswa untuk mendukung sosialisasi program kesehatan sekaligus memperkuat transparansi Program Makan Bergizi Gratis melalui pemanfaatan platform digital.

Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc, juga mendorong penguatan tata kelola birokrasi yang berorientasi pada hasil guna mendukung visi pembangunan “Kuningan Melesat.”

Adapun Ketua STAI Kuningan, Dr. Dedi Setiawan, M.E, mengusulkan pengembangan Digital Economy Hub di Kabupaten Kuningan serta siap membantu pemerintah dalam analisis kebutuhan sumber daya manusia yang selaras dengan kebutuhan industri masa depan. Hal senada dismapaikan juga Rektor lainnya.

Bupati menyampaikan apresiasi atas arahan dan masukan sebagai bahan kebijakan untuk membantu persoalan yang ada di Kuningan. Sebagai tindak lanjut, diusukan agar forum dialog antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dapat digelar secara rutin, baik setiap tiga bulan maupun setiap semester.

“Kami berharap mahasiswa tidak hanya melaksanakan KKN, tetapi juga menjadi agen perubahan di desa-desa yang masih menghadapi kemiskinan. Masukan dari para rektor hari ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan langkah strategis ke depan,” jelasnya. (T/IKP/DISKOMINFO)

Biro Kuningan
Asep Susanto

Berita Terkait

Ambin Demokrasi) Anang Syakhfiani, Perjuangan Menuntut Keadilan Oleh: Noorhalis Majid
𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗦𝗮𝘆𝗲𝗺𝗯𝗮𝗿𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮𝗶𝗻 𝗟𝗼𝗴𝗼 𝗠𝗧𝗤 𝗥𝗶𝗮𝘂 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗥𝗽𝟱 𝗝𝘂𝘁𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗻𝘁𝗶.
Guna Jaga Harkamtibmas dan Kamseltibcar Lantas, Polres Tabalong Giatkan Patroli Presisi KRYD
Polres Cianjur Gelar Operasi Gabungan Penertiban Knalpot Tidak Sesuai Standar
Halalbihalal Antar Kabiro, Pererat Sinergi dan Silaturahmi
Kapolda Jabar Tinjau Kesiapan Personel Amankan Arus Balik Pasca Operasi Ketupat Lodaya 2026
Kebersamaan Jadi Kunci, Awirarangan Rayakan 25 Tahun Menuju Kemajuan
Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026 Di Kabupaten Bandung Jawa Barat , Meningkat Signifikan

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:28

Ambin Demokrasi) Anang Syakhfiani, Perjuangan Menuntut Keadilan Oleh: Noorhalis Majid

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:24

𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗦𝗮𝘆𝗲𝗺𝗯𝗮𝗿𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮𝗶𝗻 𝗟𝗼𝗴𝗼 𝗠𝗧𝗤 𝗥𝗶𝗮𝘂 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗥𝗽𝟱 𝗝𝘂𝘁𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗻𝘁𝗶.

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:51

Guna Jaga Harkamtibmas dan Kamseltibcar Lantas, Polres Tabalong Giatkan Patroli Presisi KRYD

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:47

Polres Cianjur Gelar Operasi Gabungan Penertiban Knalpot Tidak Sesuai Standar

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:04

Halalbihalal Antar Kabiro, Pererat Sinergi dan Silaturahmi

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:13

Kebersamaan Jadi Kunci, Awirarangan Rayakan 25 Tahun Menuju Kemajuan

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:12

Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026 Di Kabupaten Bandung Jawa Barat , Meningkat Signifikan

Minggu, 29 Maret 2026 - 04:06

Imigrasi Entikong Perketat Pemeriksaan WNI, Dugaan Cegah Calon PMI Nonprosedural ke Malaysia

Berita Terbaru

Uncategorized

Halalbihalal Antar Kabiro, Pererat Sinergi dan Silaturahmi

Minggu, 29 Mar 2026 - 07:04

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x