Banjarmasin, // PropamNewstv.id -17 Februari 2026 — Peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mawar 3 resmi dilaksanakan di Jalan Cempaka XIII No. 6D RT 07 RW 04, Kelurahan Mawar, Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Kegiatan ini dihadiri unsur kepolisian dan TNI tingkat kecamatan dan kelurahan, serta warga sekitar yang turut menyambut hadirnya fasilitas layanan gizi tersebut.
Ketua Yayasan Pengusaha Pejuang Kalimantan Selatan, Dr. H. Agus Febrianto, SE., M.Si, menjelaskan bahwa dapur SPPG Mawar 3 merupakan dapur kedua yang dikelola yayasan dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.
“Sesuai standarisasi dan petunjuk teknis, satu dapur SPPG melibatkan kurang lebih sekitar 50 orang. Kehadiran dapur ini didasarkan pada kebutuhan penerima manfaat yang kuotanya telah terpenuhi,” ujarnya.
Menurutnya, pendirian dapur SPPG dapat dilakukan di mana saja selama jumlah penerima manfaat mencukupi sesuai regulasi pemerintah.
Dapur yang diresmikan kali ini merupakan kategori dapur reguler, berbeda dengan dapur 3T yang diperuntukkan bagi daerah tertinggal.
“Ketika pemerintah memberikan instruksi untuk melakukan persiapan, berarti jumlah penerima manfaatnya sudah memadai. Di sini penerima manfaatnya berkisar antara 2.500 hingga 3.000 orang,” jelasnya.
Program tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Terkait penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan, Agus menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan petunjuk teknis khusus.
“Pada bulan Ramadan nanti akan diberlakukan menu kering yang dibagikan kepada penerima manfaat. Waktu distribusi tetap sama, yakni sekitar pukul 08.00 hingga 12.00 WITA,” katanya.
Ia berharap program unggulan pemerintah yang digagas Presiden Prabowo dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Program ini sangat mulia karena memberikan asupan gizi yang cukup kepada penerima manfaat. Selain itu, multiplier effect-nya juga besar, mulai dari keterlibatan relawan hingga membantu mengurangi pengangguran,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan, Jaya, menyampaikan optimisme terhadap keberlanjutan program tersebut.
“Harapannya ke depan semoga semakin baik dan manfaatnya semakin luas. Saat ini didukung 47 relawan serta tambahan tiga ahli gizi dari pusat,” ujarnya.
Peresmian dapur SPPG Mawar 3 diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mendukung program nasional peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga.(@dw)








