Pentas Perdana Teater Cemara Delapan, “Sayang Ada Orang Lain” Sukses Hanyutkan Emosi Penonton

- Reporter

Selasa, 14 April 2026 - 01:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sanggar Teater Cemara

 

JAKARTA //propamnewstv.id/– Sanggar Teater Cemara Delapan menorehkan langkah penting dalam perjalanan keseniannya melalui pementasan perdana bertajuk Sayang Ada Orang Lain yang digelar di Gedung PPHUI Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Minggu (12/4/2026). Pertunjukan yang dimulai pukul 16.00 WIB ini sukses menghadirkan pengalaman teater yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menggugah perasaan mendalam para penonton.

 

Di bawah arahan sutradara Eddy Dharmawanto, lakon ini mengusung tema percintaan yang kompleks—tentang hadirnya cinta di waktu yang tidak tepat, serta pergulatan batin saat harus memilih antara perasaan dan realitas. Dengan judul yang puitis, Sayang Ada Orang Lain menjadi cerminan kisah yang dekat dengan kehidupan banyak orang, khususnya masyarakat urban yang kerap dihadapkan pada dinamika hubungan yang rumit.

 

Sejak awal pertunjukan, penonton disuguhkan alur cerita yang mengalir kuat dengan penokohan yang terasa hidup. Dialog-dialog yang tajam dan emosional dipadukan dengan gestur akting yang natural, membuat setiap adegan terasa nyata. Penataan panggung yang sederhana namun efektif justru memperkuat fokus pada konflik dan emosi para tokoh.

 

Tidak hanya menyuguhkan drama yang menguras air mata, pementasan ini juga diselingi dengan momen-momen ringan yang mengundang tawa. Celetukan spontan dan dinamika antar tokoh menghadirkan keseimbangan emosi, sehingga penonton tidak larut dalam kesedihan semata, melainkan diajak menikmati perjalanan rasa yang utuh.

 

“Ini bukan sekadar cerita cinta segitiga. Kami ingin menghadirkan pengalaman batin bagi penonton—bagaimana rasanya berada di posisi yang serba salah, saat hati dan kenyataan berjalan berlawanan,” ungkap Eddy Dharmawanto.

 

Pemilihan Gedung PPHUI Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail sebagai lokasi pementasan dinilai sangat tepat. Selain memiliki nilai historis dalam dunia perfilman Indonesia, gedung ini juga mampu menghadirkan suasana pertunjukan yang intim namun tetap megah, sehingga memperkuat kedekatan emosional antara pemain dan penonton.

 

Antusiasme penonton terlihat sejak sebelum pertunjukan dimulai hingga akhir acara. Banyak di antara mereka yang tampak larut dalam cerita, bahkan beberapa terlihat menitikkan air mata saat adegan-adegan klimaks berlangsung. Tepuk tangan panjang di akhir pertunjukan menjadi bukti apresiasi atas kerja keras para pemain dan tim produksi.

 

Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Aliansi Jurnalis Bersatu, Andi Mulyati Pananrangi, yang hadir bersama sejumlah anggota.“Kami merasakan perpaduan emosi yang lengkap—haru, tawa, hingga refleksi diri. Ini bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan tentang bagaimana memahami cinta dan kenyataan. Untuk ukuran pentas perdana, ini sangat luar biasa,” ujarnya.

 

Ia juga menilai kehadiran komunitas teater seperti Cemara Delapan menjadi angin segar bagi geliat seni pertunjukan di ibu kota. Di tengah derasnya arus hiburan digital, teater tetap memiliki ruang tersendiri untuk menyampaikan pesan yang lebih mendalam dan menyentuh sisi kemanusiaan.

 

Pementasan ini sekaligus menjadi penanda keseriusan Sanggar Teater Cemara Delapan dalam berkontribusi terhadap perkembangan seni budaya, khususnya teater, di Jakarta. Ke depan, mereka berkomitmen untuk terus menghadirkan karya-karya yang relevan dengan kehidupan masyarakat serta mampu membangun kedekatan emosional dengan penonton.

 

Acara ditutup dengan suasana penuh kehangatan melalui sesi interaksi antara penonton dan para pemain. Momen salam-salaman, foto bersama, hingga perbincangan ringan menjadi penutup yang manis, sekaligus mempertegas bahwa teater bukan hanya soal pertunjukan, tetapi juga ruang pertemuan rasa antara pelaku seni dan penikmatnya. (*)

Berita Terkait

Semarak Gelar Seni Pencak Silat di Alun-Alun Mandalawangi, Jaga Warisan Budaya Perkokoh Persatuan  
Polres Demak Gandeng Sekolah Cegah Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini
*Api Mendekati Pemukiman, Kapolda Kalsel dan Forkopimda Turun Tangan Padamkan Karhutla di Pengayuan*
Bupati Sintang Kunjungi Lounge Imigrasi, Pastikan Urus Paspor Zero Percaloan 
Disdukcapil Kuningan Gandeng PT Pos Indonesia, Percepat Distribusi Dokumen Adminduk ke Masyarakat
Pemkab Sintang Dukung Sidang Terpadu Itsbat Nikah Untuk Kepastian Hukum dan Administrasi Kependudukan
Pemkab Sintang dan Kanwil Imigarasi Kalbar Teken MoU Hadirkan Pelayanan Keimigrasian
Bidpropam Polda Jateng Tekankan Disiplin dan Etika Personel Polres Demak
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:27

Semarak Gelar Seni Pencak Silat di Alun-Alun Mandalawangi, Jaga Warisan Budaya Perkokoh Persatuan  

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:24

Polres Demak Gandeng Sekolah Cegah Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:17

*Api Mendekati Pemukiman, Kapolda Kalsel dan Forkopimda Turun Tangan Padamkan Karhutla di Pengayuan*

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08

Bupati Sintang Kunjungi Lounge Imigrasi, Pastikan Urus Paspor Zero Percaloan 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:53

Disdukcapil Kuningan Gandeng PT Pos Indonesia, Percepat Distribusi Dokumen Adminduk ke Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:00

Pemkab Sintang dan Kanwil Imigarasi Kalbar Teken MoU Hadirkan Pelayanan Keimigrasian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:54

Bidpropam Polda Jateng Tekankan Disiplin dan Etika Personel Polres Demak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:41

Pimpin Apel Siaga Karhutla, Bupati Sintang Tegaskan Kebakaran Hutan dan Lahan Dipicu Faktor Manusia

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x