Pengrajin Tempe Lokal Perkuat Produksi dan Kualitas untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat

- Reporter

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG ,//PropamNewsTv.id-Jawa Barat — Para pengrajin tempe di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, terus meningkatkan produksi dan kualitas sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Tempe, yang merupakan salah satu sumber protein nabati utama di Indonesia, tetap menjadi makanan favorit karena kandungan gizinya yang tinggi serta harganya yang terjangkau.

Dalam beberapa waktu terakhir, para pengrajin menghadapi tantangan berupa fluktuasi harga bahan baku kacang kedelai. Meski demikian, melalui inovasi dan kerja sama antar pelaku usaha, produksi tetap berjalan stabil. Para pengrajin juga mulai mengadopsi metode produksi yang lebih higienis dan efisien, termasuk penggunaan sistem fermentasi modern guna menjaga konsistensi kualitas.

“Kami terus menjaga kualitas tempe agar tetap segar dan higienis, sehingga aman dikonsumsi masyarakat,” ujar salah satu pengusaha tempe di Kecamatan Banjaran, Selasa (17/3/2026). Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus mengembangkan berbagai variasi olahan tempe agar tetap diminati generasi muda.

Dukungan pemerintah daerah, baik melalui pelatihan, bantuan alat produksi, maupun perluasan akses pasar, dinilai sangat membantu keberlangsungan usaha para pengrajin.

Ke depan, para pelaku usaha berharap dapat memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar daerah serta mampu bersaing di pasar nasional. Berbagai inovasi dan semangat gotong royong terus dijaga untuk meningkatkan daya saing produk tempe lokal.

Sebagian besar pengrajin tempe di Kecamatan Banjaran dan Kecamatan Cangkuang merupakan usaha kecil yang diwariskan secara turun-temurun. Mereka berkomitmen untuk terus melestarikan usaha tersebut di tengah persaingan dengan produk makanan modern, baik lokal maupun luar negeri.

“Menjaga warisan kuliner khas Nusantara adalah tugas kami,” tegas para pengusaha tempe.

Kabiro Bandung — Eva Purnama

Berita Terkait

Penemuan Jenazah Seorang Warga di Kelurahan Hikun, Diduga Meninggal Karena Sakit
Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Harga Cabai Rawit Masih Diatas HET
Perkuat Kedisiplinan, Subden C Detasemen Perintis Laksanakan Kurve Kebersihan Mako Cikeas
Hadir di Tengah Malam, Personel Baharkam Polri Pastikan Warga Pangadegan Tidur Nyenyak dan Aman
𝗗𝗶𝘁𝘂𝗱𝘂𝗵 𝗦𝗲𝗹𝗶𝗻𝗴𝗸𝘂𝗵, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗠𝘂𝗸𝗹𝗶𝘀𝗶𝗻 𝗕𝗮𝗸𝗮𝗹 𝗟𝗮𝗽𝗼𝗿 𝗸𝗲 𝗣𝗼𝗹𝗱𝗮 𝗥𝗶𝗮𝘂.
Darurat Obat Keras di Indramayu, PWDPI Dorong Penindakan Tegas Lewat Audiensi dengan Aparat dan Pemerintah”
Ambin Demokrasi) Anang Syakhfiani, Perjuangan Menuntut Keadilan Oleh: Noorhalis Majid
𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗦𝗮𝘆𝗲𝗺𝗯𝗮𝗿𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮𝗶𝗻 𝗟𝗼𝗴𝗼 𝗠𝗧𝗤 𝗥𝗶𝗮𝘂 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗥𝗽𝟱 𝗝𝘂𝘁𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗻𝘁𝗶.

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:43

Penemuan Jenazah Seorang Warga di Kelurahan Hikun, Diduga Meninggal Karena Sakit

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:40

Satgas Pangan Polda Kalsel Turun ke Pasar Antasari, Harga Cabai Rawit Masih Diatas HET

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:31

Perkuat Kedisiplinan, Subden C Detasemen Perintis Laksanakan Kurve Kebersihan Mako Cikeas

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:24

Hadir di Tengah Malam, Personel Baharkam Polri Pastikan Warga Pangadegan Tidur Nyenyak dan Aman

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:17

𝗗𝗶𝘁𝘂𝗱𝘂𝗵 𝗦𝗲𝗹𝗶𝗻𝗴𝗸𝘂𝗵, 𝗪𝗮𝗯𝘂𝗽 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗠𝘂𝗸𝗹𝗶𝘀𝗶𝗻 𝗕𝗮𝗸𝗮𝗹 𝗟𝗮𝗽𝗼𝗿 𝗸𝗲 𝗣𝗼𝗹𝗱𝗮 𝗥𝗶𝗮𝘂.

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:28

Ambin Demokrasi) Anang Syakhfiani, Perjuangan Menuntut Keadilan Oleh: Noorhalis Majid

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:24

𝗣𝗲𝗺𝗸𝗮𝗯 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗚𝗲𝗹𝗮𝗿 𝗦𝗮𝘆𝗲𝗺𝗯𝗮𝗿𝗮 𝗗𝗲𝘀𝗮𝗶𝗻 𝗟𝗼𝗴𝗼 𝗠𝗧𝗤 𝗥𝗶𝗮𝘂 𝟮𝟬𝟮𝟲, 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗥𝗽𝟱 𝗝𝘂𝘁𝗮 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗻𝘁𝗶.

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:51

Guna Jaga Harkamtibmas dan Kamseltibcar Lantas, Polres Tabalong Giatkan Patroli Presisi KRYD

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x