
JABAR //propamnewstv.id/–Media propam News Tv Bandung 29 / 09 /2026. Kab.bandung – peroyek pembangunan fasilitas kandang kelompok ayam petelur, yang bersumber dari perogram bantuan kementrian didesa marga mulya, kecamatan Pangalengan menuai sorotan tajam dari warga masyarakat setempat.”Pasalnya peroyek pengerjaan fisik tersebut sedang berjalan tanpa memasang papan informasi, atau papan transparansi anggaran.
Berdasarkan pantauan di lokasi hari Selasa tgl 29.09.2026 bangunan kandang ayam yang berukuran sedang tersebut sudah dalam tahap pengerjaan rekontruksi. Namun tidak terlihat satu pun plang papan peroyek yang mencantumkan rincian besaran anggaran, asal kementrian terkait, volume kegiatan, gambar sketsa bangunan ,maupun jangka waktu pengerjaan. ”

Kami tidak tahu ini anggaran dari mana dan berapa besaran nya, tahu tahu ada pembanguan kandang ayam petelur berdiri di sini, tanpa ada papan informasi transparan dari awal. ”
Ketiadaan papan informasi ini melanggar prinsip keterbukaan informasi fublik ( KiP), yang diatur dalam undang undang . Dan warga pun sangat khawatir ketiadaan papan anggaran ini membuka celah penyalahgunaan wewenang, atau ketidak sesuaian spesifikasi bangunan ( Spec ).”
menurut salah seorang warga yang tidak mau di sebut nama kan, kenapa perogram bantuan pembangunan kandang ayam petelur ini di kelola oleh ibu kepala desa marga Mulya , sedangkan di masyarakat masih banyak warga yang menganggur dan butuh penghasilan buat kehidupan sehari hari.”

Saat di minta keterangan langsung lewat tulisan. Wa. Ibu kades tidak merespon sedikit pun balasan dari kami awak media, bahkan yang lebih unik nya di saat awak media menanyakan siapa ketua kelompok nya, dengan sepontan menjawab itu mah ketua kelompoktan nya ibu KADES langsung, lalu minta keterangan dimana kah titik lokasi pembanguan kandang ayam petelur tersebut dan menjawab maap tidak tau, dan harus ijin dulu ke ibu kades. ”
Hingga berita ini di terbitkan, pihak pengelola kelompok ternak, maupun pendamping perogram instansi terkait belum dapat di konfirmasi, untuk memberi kan penjelasan resmi mengenai alasan tidak di pasangnya papan peroyek tersebut. Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan melakukan pengecekan ke lokasi, demi tercapai nya transparansi penggunaan dana anggaran pemerintah.
Jurnalis : ibu Sely ( kabiro kab Bandung ) Asep saefulloh ( Gemoy ).


