Pasien BPJS Diduga Tak Dilayani, Klinik Pratama di Banjaran Disorot Terkait Penolakan Surat Rujukan

- Reporter

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JawaBarat | PROPAMNEWSTV.ID — Dugaan buruknya pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama (Faskes 1) kembali mencuat di wilayah Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Seorang pasien peserta BPJS Kesehatan berinisial A, warga daerah Pengkolan, mengaku tidak mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya saat mendatangi sebuah klinik Faskes 1 bernama Klinik Pratama Norma Mashita.

Pasien A datang ke klinik tersebut dengan maksud meminta surat rujukan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya membutuhkan penanganan lanjutan. Namun, menurut pengakuan pasien, permintaan tersebut tidak ditanggapi secara layak oleh pihak klinik.

Alih-alih mendapatkan pemeriksaan medis atau penjelasan prosedur, pasien justru diarahkan untuk datang ke dokter terlebih dahulu sebagai Faskes tingkat lanjutan (Faskes 2). Padahal, sesuai mekanisme BPJS Kesehatan, rujukan seharusnya dikeluarkan oleh Faskes 1 setelah dilakukan pemeriksaan awal.

Yang lebih memprihatinkan, selama berada di klinik tersebut, pasien tidak mendapatkan pemeriksaan medis apa pun, baik pemeriksaan dasar maupun konsultasi dokter. Akibatnya, pasien A terpaksa pulang kembali ke rumah tanpa mendapatkan pelayanan kesehatan maupun surat rujukan yang dibutuhkan.

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan serius terkait kepatuhan prosedur pelayanan BPJS di tingkat Faskes 1 serta dugaan pengabaian hak pasien. Masyarakat berharap fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS dapat memberikan pelayanan yang adil, profesional, dan sesuai aturan, tanpa mempersulit peserta.

Propam News TV mendesak:

– BPJS Kesehatan Cabang setempat untuk melakukan evaluasi dan klarifikasi terhadap Klinik Pratama Norma Mashita

– Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung agar menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan kelalaian pelayanan

– Pihak klinik memberikan penjelasan resmi demi keterbukaan informasi publik

Propam News TV akan terus memantau perkembangan kasus ini dan membuka ruang hak jawab bagi pihak klinik maupun instansi terkait guna menjaga keseimbangan pemberitaan.

Berita Terkait

Dana BOS SDN MUNJUL 2 diduga Jadi Lahan Korupsi Dana Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Kembali Menuai Sorotan
Polres Kuningan Bongkar Jaringan Narkoba, Lima Tersangka Ditangkap
Wali Murid Penerima MBG Kecam Oknum Pengelola Dapur SPPG di Desa Cibungur – Sukaresmi, Menu Dinilai Tak Sebanding dengan Besaran Anggaran
Sam’ani Bersama Sanggar Sangkakala Hidupkan Kesenian Asli Kalimantan Selatan
𝗗𝗨𝗚𝗔𝗔𝗡 𝗣𝗘𝗡𝗚𝗔𝗡𝗜𝗔𝗬𝗔𝗔𝗡 𝗗𝗜 𝗧𝗢𝗞𝗢 𝗣𝗔𝗞𝗔𝗜𝗔𝗡 𝗞𝗨𝗔𝗡𝗧𝗔𝗡 𝗦𝗜𝗡𝗚𝗜𝗡𝗚𝗜 𝗥𝗜𝗔𝗨: 𝗥𝗘𝗞𝗔𝗡 𝗞𝗘𝗥𝗝𝗔 𝗦𝗜𝗥𝗔𝗠 𝗠𝗜𝗡𝗬𝗔𝗞 𝗣𝗔𝗡𝗔𝗦 𝗞𝗔𝗥𝗘𝗡𝗔 𝗦𝗔𝗞𝗜𝗧 𝗛𝗔𝗧𝗜.
Penghentian Sementara SPPG, APPMBGI: Sinyal Penting bagi Pengelola Dapur MBG
Wifi Dita Technology
Diduga Persulit UMKM, DPD KNPI Pandeglang Desak Evaluasi Pelayanan KUR BRI Cabang Labuan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:22

Kuasa Hukum William Ciam Klarifikasi Tuduhan di Media Sosial, Tegaskan Bukan Kasus Penipuan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:19

Klarifikasi Direktur RSUD Teluk Kuantan: Tuduhan Tunggakan Jaspel Rp7 Miliar Tidak Berdasar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:12

Door to Door Sapa Warga, Verval Data Kependudukan Tuban Disambut Hangat Masyarakat

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:48

Habiskan Sisa Libur Lebaran di Kota Bandung, Tempat Ngopi Ini Bisa Anda Jajal

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:21

Sekda Provinsi Banten Dampingi Menteri LH Bersih-bersih di Royal Baroe

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:04

Pelayanan Akta Tanah di Sukaresmi Tersendat, Warga Soroti Belum Dilantiknya PPAT

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:58

Kita Harus Totalitas Jaga Generasi Muda dari Bahaya Narkoba!” — Aziz Naga Serukan Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:57

Polres Cianjur Gelar Acara Nobar Dukung Timnas Indonesia

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x