Bandung // propamnewstv.id — Gelaran Pasar Tani “BEDAS PASTI PUAS” yang digelar Dinas Pertanian Kabupaten Bandung kembali menjadi ruang interaksi antara petani, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam ekosistem perdagangan yang lebih sehat, efisien, dan berkeadilan. Melalui kegiatan ini, petani mendapat kesempatan menjual hasil panennya langsung kepada konsumen tanpa melalui perantara, sehingga nilai jual lebih terjamin dan arus pembayaran menjadi lebih cepat.
Suasana pasar sejak pagi tampak hidup. Deretan stand yang menawarkan hasil pertanian segar, olahan makanan lokal, hingga produk karya Kelompok Wanita Tani (KWT) menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang datang. Interaksi antara petani, pembeli, dan pelaku UMKM berlangsung hangat dan penuh antusias, Selasa 09/12/2025.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ir. Hj. Ina Dewi Kania, MP, menegaskan bahwa pasar tani adalah program strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperluas ruang pemasaran produk lokal.
“Pasar tani ini kami hadirkan untuk memastikan petani mendapatkan nilai jual yang lebih baik, sementara konsumen memperoleh produk yang lebih segar dan berkualitas. Selain sebagai tempat transaksi, kegiatan ini juga menjadi ruang promosi bagi UMKM serta kelompok wanita tani agar semakin mandiri dan berkembang,” ujar Ina Dewi Kania.

Sementara itu, A. Ahmad Jakaria, salah satu perwakilan petani, menyampaikan manfaat nyata yang dirasakan para petani melalui pelaksanaan pasar tani.
“Dengan adanya pasar tani, petani bisa menjual langsung ke konsumen. Ini memutus mata rantai pengepul atau bandar yang sering memakai sistem bon. Biasanya petani menunggu pembayaran ketika bandar pulang dari pasar, tapi di sini petani dibayar langsung di tempat,” ungkapnya.
Ahmad juga menambahkan bahwa UMKM harus terus mendapatkan dukungan karena memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi masyarakat.
> “UMKM harus terus difasilitasi karena banyak produk lokal berkualitas yang membutuhkan ruang untuk dipasarkan,” katanya.
Ia pun memberi apresiasi kepada Kelompok Tani Wanita (KTW) di Kecamatan Pameungpeuk yang kini semakin aktif dalam memasarkan produk unggulan mereka.
> “KTW mulai bergerak dan hasil karyanya sudah tampil di stand resmi Dinas Pertanian Kabupaten Bandung. Ini menunjukkan peran besar perempuan tani dalam ekonomi keluarga,” jelasnya.
Penyelenggaraan Pasar Tani “BEDAS PASTI PUAS” menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mewujudkan tata niaga pertanian yang adil, transparan, sekaligus mendorong kesejahteraan seluruh petani dan pelaku UMKM.
Kabiro bandung (Aziz)








