Mark-Up Anggaran Pendidikan di Lampung: JMHI Soroti Praktik Manipulasi dan Kongkalikong

- Reporter

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta -//propamnewstv.id/- 4 Maret 2026 Jaringan Mahasiswa Hukum Indonesia (JMHI) menyoroti adanya dugaan kuat praktik manipulasi administratif dan mark-up anggaran fantastis dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa Dana Alokasi Khusus (DAK) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung tahun 2025.
‎
‎kami memandang dugaan Indikasi Nilai anggaran miliaran rupiah kegiatan tersebut, diaantaranya Rp1,5 miliar , hingga Rp6,4 miliar untuk pengadaan peralatan praktik kejuruan (Teknik Kendaraan Ringan, Rekayasa Perangkat Lunak, dan Teknik Audio Video) Di SMK 1 KETAPANG Lampung selatan.
‎
‎melihat skema yang di pakai yakni Fragmentasi paket kegiatan dipecah-pecah agar bisa masuk skema e-purchasing, Modus ini jelas bertujuan menghindari proses tender terbuka dan mengurangi transparansi.
‎
kuat dugaan kami ada main mata atau Kongkalikong internal Dinas terkait terdapat dugaan kuat adanya kerja ama tidak sehat antara pejabat pembuat komitmen (PPK) dan PPTK dengan Pelaksana penyedia barang/jasa.
‎
‎kami melihat Mark-up harga pengadaan barang tersebut diduga jauh di atas standar pasar, dengan indikasi pembelian diarahkan ke salah satu pusat perbelanjaan besar di Jakarta dan tidak sesuai spesifikasi yang telah di
‎tentukan.
‎
‎Kami melihat bahwa dampak hal tersebut Kerugian negara dalam jumlah besar akibat pemborosan anggaran, serta Kualitas pendidikan kejuruan terancam karena peralatan yang dibeli tidak sebanding dengan biaya yang
‎dikeluarkan, Rusaknya integritas birokrasi daerah akibat praktik manipulasi administratif dan kolusi.
‎
‎maka dari itu kami mendesak dan menuntut:
‎
‎1. Kejagung RI segera melakukan pemeriksaan dan audit investigatif terhadap seluruh paket
‎pengadaan DAK tahun 2025 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.
‎
‎2. Mendesak Kejagung Mengusut tuntas dugaan adanya kongkalikong antara PPK, PPTK Disdikbud ‎Lampung terhadap pelaksana penyedia barang/jasa.
‎
‎3. Mendesak gubernur Lampung segera copot kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Lampung serta mengevaluasi seluruh jajarannya anak buahnya di Pemprov Lampung.
‎
4. Membuka hasil audit ke publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
‎
‎5. Menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan manipulasi administratif dan mark-up anggaran sesuai ‎ketentuan hukum yang berlaku.
‎
‎Kami menegaskan bahwa praktik pecah paket, mark-up harga, dan adanya main mata atau kongkalikong dalam pengadaan barang/jasa pendidikan adalah bentuk korupsi sistematis yang merugikan rakyat. Kami mendesak
aparat penegak hukum untuk segera bertindak, agar anggaran pendidikan benar-benar digunakan untuk meningkatkan mutu pendidikan, bukan untuk memperkaya segelintir oknum.
‎
Gerakan kami ini tidak akan berhenti, Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, termasuk akan membuat draf laporan resmi KEJAGUNG RI apabila tuntutan kami tidak segera direspons.
‎
maka Mahasiswa adalah suara moral bangsa, dan kami tidak akan diam melihat praktik ‎korupsi yang merugikan pendidikan & masyarakat di provinsi Lampung.
‎
‎Apabila di kemudian hari diperlukan keterangan tambahan atau bukti pendukung lainnya, kami siap bekerja ‎sama dengan pihak Kejagung RI.
‎
‎Hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan. Keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu, bahkan terhadap pejabat di republik sekalipun.

‎Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat & pendidikan indonesia…!!!

Berita Terkait

Paskas Entikong Salurkan Air Bersih untuk Masyarakat, Perkuat Kolaborasi Sosial Bersama Karang Taruna dan Remaja Masjid Istiqamah
Ketua Karang taruna RW 11. Baranang siang indah, kang Boris jadi pelopor dalam memeriah kan HUT RI ke – 81.
Hak Adat Diabaikan, Prosedur Dilanggar — Prianto Kecam Keras Upaya Pengesahan Sepihak di Lahei!*
*Polda Kalsel Resmikan 22 Jembatan Merah Putih Presisi, Bangun Akses Aman bagi Masyarakat*
Wabup Sintang Audiensi ke BNPP RI, Dorong Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Diduga Curi Buah Sawit, Seorang Pria Berinisial RW Diamankan Polisi
PERHATIAN PUBLIK MENINGKAT LUAS: VIRALNYA PERJUANGAN WARGA NEGARA ASAL DUGAAN S.A.D. RT 23 DESA BUNGKU KLAIM RUANG PENGHIDUPAN SELUAS DUGAAN 1.400 HEKTAR DI JAMBI
*Dukung Program Presiden, 15 Taruna Akpol dan AAL Rampungkan Kegiatan ‘Taruna Bakti’ di Kalsel*

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:20

Percepat Digitalisasi Perlinsos, Disdukcapil Kuningan Aktifkan IKD Seluruh Babinsa Kodim 0615

Jumat, 18 September 2026 - 15:22

Personel Polres Balangan dengan Sigap Datangi Karhutla di Desa Kusambi Hulu

Jumat, 18 September 2026 - 14:14

Personel Polres Balangan Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Teluk Mesjid

Kamis, 17 September 2026 - 14:30

Polres Batola Panen 2,35 Ton Jagung Pipil di Cerbon, Dukung Swasembada Pangan 2026

Kamis, 17 September 2026 - 14:16

*Polda Banten Peringati Hari Demokrasi Internasional, Dorong Penguatan Hak Asasi dan Nilai Demokrasi*

Kamis, 17 September 2026 - 13:52

Polres Tabalong Bagikan Air Mineral kepada Masyarakat yang Antre BBM

Kamis, 17 September 2026 - 13:46

SERAH TERIMA JABATAN DI LINGKUNGAN POLRES BALANGAN BERLANGSUNG KHIDMAT

Kamis, 17 September 2026 - 12:36

*Kapolda Kalsel Tinjau Langsung Korban Selamat KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x