Mahasiswa Desak Investigasi Dugaan Mafia Kepabeanan, Nama Hendri Darnadi Ikut Disorot”

- Reporter

Rabu, 15 April 2026 - 12:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gerakan Mahasiswa Jabodetabek

JAKARTA //propamnewstv.id/— Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Jabodetabek menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta pada Rabu (15/4) pukul 13.30 WIB. Aksi tersebut menyoroti berbagai dugaan praktik ilegal yang disebut-sebut terjadi di lingkungan kepabeanan.

 

Dalam aksinya, massa mengangkat isu dugaan aktivitas impor daging ilegal, perlindungan terhadap produksi rokok putih ilegal di wilayah Madura dan Malang, serta dugaan keterlibatan dalam memfasilitasi jaringan mafia kepabeanan.

Isu tersebut turut dikaitkan dengan nama Hendri Darnadi yang baru saja dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta. Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat bukti hukum yang menyatakan keterlibatan pihak terkait dalam dugaan tersebut.

 

Koordinator lapangan aksi, Al Taufik, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi ini bertujuan mendorong transparansi dan penegakan hukum.

 

“Kami dari Gerakan Mahasiswa Jabodetabek mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi yang transparan dan menyeluruh. Dugaan impor daging ilegal, perlindungan terhadap rokok ilegal di Madura dan Malang, hingga adanya jaringan mafia kepabeanan harus diusut tuntas tanpa pandang bulu,” ujar Al Taufik.

 

Ia juga menambahkan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap integritas institusi negara. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada praktik-praktik yang merugikan negara dan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi. Publik diimbau untuk menunggu klarifikasi dan proses hukum guna memastikan kebenaran dari dugaa­n yang beredar.

Berita Terkait

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI
Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla
Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin
Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua
Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026
Koperasi PWDPI dan APJI Gelar Pelatihan Jajan Pasar, Angkat Ibu Rumah Tangga dan UMKM Tingkatkan Ekonomi Keluarga  
Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu
Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:03

Polres Demak Dorong Pelajar Cakap dan Bijak Menggunakan AI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:44

Polres Demak dan Lintas Sektor Perkuat Antisipasi Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:41

Harga Terjangkau Pasar Murah di Pemurus Baru Bantu Ibu Rumah Tangga Banjarmasin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:36

Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 460 Prajurit Batalyon 642 Kapuas Menuju Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:31

Atlet Nasional Zigi Zaresta Yuda Bimbing Atlet KATA Kuningan Jelang Kejurkab & Porprov 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:52

Kadar Garam Tembus 2.119 PPM, PAM Bandarmasih Stop Total Intake Sungai Bilu

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:13

Kurun Waktu Tiga Hari, Satres Narkoba Polres Binjai Tangkap Lima Terduga Bandar Narkoba*

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:03

Disdukcapil Kuningan Gelar “Grebek IKD” ke Sekolah, Percepat Aktivasi Identitas Digital Pelajar

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x