Kolaborasi Lintas Sektor, PMI Belu Bentuk Pokja AMPD Tegaskan Komitmen Jadi Daerah Tangguh Bencana

- Reporter

Selasa, 3 Maret 2026 - 01:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAMBUA – //propamnewstv.id/-Komitmen membangun ketangguhan daerah kembali ditegaskan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belu melalui pembentukan Kelompok Kerja Aksi Merespons Peringatan Dini (Pokja AMPD), yang digelar pada Senin–Selasa, 2–3 Maret 2026, di Hotel Nusantara 2.

Kegiatan bertajuk Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Kerja Aksi Merespons Peringatan Dini (AMPD) Tingkat Kabupaten Belu ini diikuti 60 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI–Polri, lembaga vertikal, BUMN/BUMD, NGO, media, hingga komunitas masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setda Belu, Kepala Pelaksana BPBD Belu, pimpinan OPD, perwakilan Polres Belu dan Dandim 1605 Belu, BMKG, PLBN, Bea Cukai, Imigrasi, Forum PRB Belu, serta perwakilan PMI Provinsi NTT dan PMI Kabupaten TTU.

Didukung Program SIAP SIAGA

Ketua panitia yang juga Sekretaris PMI Kabupaten Belu, Yance Taek, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program SIAP SIAGA, kemitraan Australia–Indonesia untuk kesiapsiagaan bencana.

Program tersebut selaras dengan kebijakan nasional, termasuk Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana serta Peraturan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Sistem Peringatan Dini Bencana.

Melalui dukungan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), Australian Red Cross, dan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia, PMI mendorong penguatan aksi antisipasi berbasis peringatan dini, termasuk pembentukan Pokja AMPD yang nantinya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Belu.

Adapun tujuan pembentukan Pokja AMPD antara lain:

Memperkuat pilar adaptasi perubahan iklim dan aksi antisipasi

Membangun kolaborasi pentahelix (pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat sipil)

Menyusun peran sub-pokja dalam manajemen informasi, aksi dini, hingga pendanaan

Memetakan rencana kerja aksi merespons peringatan dini

PMI: Bencana Harus Diantisipasi, Bukan Sekadar Ditangani

Ketua Harian PMI Kabupaten Belu, Theodorus F. Seran Tefa, dalam sambutannya menegaskan bahwa PMI tidak hanya bergerak saat tanggap darurat, tetapi juga aktif pada fase pra dan pascabencana.

“AMPD adalah pendekatan baru untuk mengaktifkan aksi dini sebelum bencana datang, sesuai peringatan dari BMKG. Ini penting untuk mengurangi risiko kehilangan nyawa, harta benda, dan kerusakan infrastruktur,” tegasnya.

Ia mencontohkan banjir bandang yang melanda Dusun Boe, Desa Bauho, akibat luapan Sungai Baukama sebagai pengingat bahwa sistem peringatan dini harus dibarengi aksi cepat berbasis lokal dan inklusif, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Saat ini PMI Belu juga menjalankan Program SIAP SIAGA di Desa Bauho dan Desa Sadi guna mendukung Desa Tangguh Bencana (DESTANA) serta Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), termasuk kerja sama lintas batas dengan Cruz Vermelha de Timor-Leste (CVTL).

Pemerintah: Pokja Harus Siap Bekerja

Asisten II Setda Belu, Rene Bara Bria, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PMI yang dinilainya progresif dan relevan dengan kondisi daerah.

“Saya membaca kop surat dari PMI tapi topiknya tentang bencana, ini luar biasa,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Belu dan PMI harus semakin diperkuat, meskipun menghadapi tantangan efisiensi anggaran.

“Kita tidak hanya selesai di kesiapsiagaan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan. Pokja yang dibentuk hari ini harus lahir dari orang-orang yang siap bekerja merespons bencana,” tegasnya.

Dengan pembentukan Pokja AMPD ini, PMI dan Pemerintah Kabupaten Belu menegaskan komitmen bersama mewujudkan Belu yang MANTAB — Masyarakat Aman dan Tangguh Bencana.

Red

Berita Terkait

Gelar Selamatan Kontrakan dan Kos‑kosan Baru, Harapkan Penuh Berkah dan Kelancaran Usaha  
PEMKAB KARO BAHAS TIGA DRAFT PERATURAN BUPATI UNTUK PERKUAT TATA KELOLA PARKIR DAN KETERTIBAN LALU LINTAS
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Demak Gelar Bakti Religi di Tempat Ibadah
Pererat Soliditas , Ditkrimum Polda NTT Gelar Turnamen Mini Soccer 
Alhamdulillah, Lahir Cucu Pertama: Ibu dan Bayi Perempuan Selamat Sehat  
Asep Susanto Sampaikan Terima Kasih kepada Pimpinan Atas Pengertian yang Diberikan
Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis
Ketua Kopdarkamtibmas Bhayangkara Resor Polres Tangerang Selatan Mengucapkan

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:40

Pokdakamtibmas Polres Tangsel Gelar Lomba PBB ,Tingkatkan Disiplin dan Kekompakan Warga

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:33

Polri Mutasi 1.121 Personel, Perkuat Organisasi Hingga Daerah

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:27

Sinergi Pusat dan Daerah, KPP Pratama Sampit dan Bapenda Seruyan Perkuat

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:04

Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Demak Gelar Ziarah Makam Pahlawan dan Tabur Bunga

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:57

Penguatan Organisasi di Tubuh Polri, 6 Pejabat Utama dan 5 Kapolres di Jajaran Polda Kalteng Alami Pergantian

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:16

Pimpinan Media Propam News TV Ajak Seluruh Kaperwil Miliki Kepemimpinan Berkualitas

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:11

*Kapolri Mutasi Besar-besaran di Polda Kalsel: Sejumlah PJU dan Kapolres Berganti Posisi*

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:04

Survei Litbang Kompas: Masyarakat Nilai Pelayanan Polri Semakin Profesional dan Berkualitas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x