Lampung, // PropamNewstv.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah RS, angkat bicara terkait pengelolaan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung yang dinilai tidak berjalan dengan baik. Menurutnya, kondisi pengelolaan yang carut-marut bahkan dinilai dapat “membunuh” pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
“Hasil penelusuran sejumlah sumber menunjukkan bahwa terdapat praktik tidak sehat di mana pihak perusahaan dan ritel bermain mata dengan pengelola dapur MBG secara langsung,” ujar M. Nurullah RS pada Sabtu (10/1/2026).

Ia menambahkan bahwa hal ini menyebabkan pelaku UMKM yang seharusnya dapat ikut serta dalam rantai pasokan program ini terpinggirkan.
Selain itu, pengawasan dari pihak terkait dinilai lemah. Kondisi ini membuat program hilirisasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto tidak dapat berjalan dengan maksimal.
“Program hilirisasi seharusnya dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal dan menggerakkan ekonomi rakyat, namun jika pengelolaan seperti ini terus berlanjut, tujuan tersebut akan sulit tercapai,” tegasnya.
Sebelumnya, terdapat beberapa kasus yang menjadi sorotan terkait program MBG di Lampung, seperti pencemaran lingkungan akibat limbah dapur, kasus keracunan makanan pada pelajar, hingga permasalahan pengelolaan sampah.
Meskipun secara jumlah dapur yang aktif Lampung berada di posisi terdepan secara nasional dengan 69 persen dapur sudah beroperasi dan menjangkau lebih dari 1,5 juta penerima manfaat, namun berbagai permasalahan yang muncul menunjukkan bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki.
M. Nurullah RS mengajak semua pihak terkait, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga pengelola dapur MBG, untuk melakukan evaluasi mendalam dan mengambil langkah-langkah konkret untuk memperbaiki sistem pengelolaan.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pelaksanaan program agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan mendukung program pembangunan negara. (Humas Media Group PWDPI).
#Lucky Suryani








