Jakarta //propamnewstv.id — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wakatobi, Adam Bahtiar, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertema “Sinergi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Urusan Pemerintahan Umum di Daerah Guna Mendukung Pelaksanaan Program Prioritas Presiden dan Asta Cita” yang digelar di Ballroom Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Jumat (16/1/2026).
Kehadiran Adam Bahtiar dalam Rakornas tersebut menjadi bagian dari komitmen Kesbangpol Wakatobi dalam memperkuat koordinasi serta sinkronisasi program pemerintahan umum antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Usai kegiatan, Adam Bahtiar menyampaikan pentingnya integrasi dan keselarasan program lintas pemerintahan demi mendukung delapan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, daerah membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah pusat, khususnya terkait beban tugas Kesbangpol di daerah yang semakin kompleks.
“Program pemerintah harus terintegrasi dan sinkron antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota di bidang pemerintahan umum untuk mendukung suksesnya delapan program prioritas Presiden,” ujar Adam.
Ia menegaskan, Kesbangpol di daerah memiliki tugas strategis, mulai dari pembinaan ideologi, politik dalam negeri, ketahanan nasional, hingga program pencegahan narkoba. Namun, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan serius.
“Kalau hanya mengandalkan APBD, tentu sangat terbatas. Kami berharap ada tambahan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, mengingat banyaknya tugas yang dibebankan kepada Kesbangpol di daerah,” jelasnya.
Adam juga menyinggung implementasi sejumlah program nasional di Wakatobi, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembentukan Koperasi Merah Putih, Sekolah Merah Putih, dan Sekolah Rakyat. Menurutnya, sebagian program sudah berjalan, sementara lainnya masih dalam tahap persiapan.
“Untuk MBG sudah berjalan dengan baik. Koperasi Merah Putih juga sudah terbentuk. Sementara Sekolah Merah Putih dan Sekolah Rakyat masih dalam tahap persiapan lokasi,” ungkapnya.
Selain itu, ia menyoroti keberhasilan Kabupaten Wakatobi dalam pembinaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Selama dua tahun terakhir, Wakatobi berhasil mengirimkan perwakilan hingga tingkat nasional dan provinsi.
“Pemerintah daerah, termasuk Bupati, memberikan dukungan penuh. Kami membuka kesempatan yang sama bagi seluruh siswa, tanpa istilah orang dalam. Semua berjalan transparan dan baik,” tegas Adam.
Sebagai daerah kepulauan dengan 97 persen wilayah laut dan hanya 3 persen daratan, Adam menilai Wakatobi membutuhkan kebijakan dan perlakuan khusus dari pemerintah pusat, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan dukungan anggaran.
“Dengan kondisi geografis seperti ini, kami sangat berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah pusat untuk mendukung anggaran daerah, agar sinergi antara program pusat, provinsi, dan kabupaten/kota benar-benar dapat berjalan optimal,” pungkasnya.
#Lucky Suryani








