Kelompok Tani Nagrak Berharap Pemeliharaan Jalan Usaha Tani untuk Tekan Biaya Angkut!

- Reporter

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung // propamnewstv id — Kelompok Tani Alan Suhendar, yang beranggotakan 30 petani dari Kp. Gumuruh RT 07/RW 08 Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, berharap agar pemerintah desa dapat memprioritaskan pemeliharaan jalan usaha tani (JUT) di wilayah mereka. Dengan lahan pertanian seluas kurang lebih 300 hektar, kelompok tani ini mampu menghasilkan sekitar 450 ton gabah kering setiap musim panen, rabu 3/12/2025.

Kondisi jalan dan jembatan yang kurang memadai menjadi kendala utama bagi petani dalam mendistribusikan hasil panen. Biaya angkut yang tinggi akibat infrastruktur yang rusak berdampak langsung pada pendapatan petani.

Kami sangat berharap agar Bapak Kepala Desa dapat memperhatikan kondisi jalan dan jembatan di wilayah kami. Pemeliharaan JUT ini akan sangat membantu mengurangi biaya angkut, sehingga hasil panen yang kami peroleh dapat dinikmati secara optimal,” ujar Alan Suhendar, Ketua Kelompok Tani.

Kelompok Tani Alan Suhendar mengusulkan pembangunan jalan usaha tani dengan panjang 400 meter dan lebar 1,5 meter untuk memfasilitasi aksesibilitas dan mobilitas hasil panen.

Kelompok Tani Alan Suhendar berharap, dengan adanya perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah desa, infrastruktur pertanian di Desa Nagrak dapat ditingkatkan, sehingga mendukung peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

 

Bandung (Aziz)

Berita Terkait

Forum KDKMP Pandeglang Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Kisruh Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 
Polsek Pamulang Lakukan Patroli ke Lapak Hewan Qurban, Berikan Himbauan Antisipasi Pencurian Jelang Idul Adha 2026
Dikritik Soal IPAL dan Andalalin, Perwakilan SPPG Sindanglaya I: “Saya Dulu Wartawan dan Aktivis”
Indonesia–Malaysia masih berjalan normal. Arus keluar masuk pelintas di jalur perbatasan. 
Pastikan Keamanan Ibadah Kenaikan Isa Almasih, Polres Jepara Gelar Sterilisasi sejumlah Gereja. 
Polres Demak Pastikan Ibadah Kenaikan Isa Almasih Berjalan Aman dan Khidmat
Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo
Polda Kalbar dan Badan Karantina Indonesia Mengamankan 42 Ton Bahan Pangan Ilegal dari Malaysia

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:02

Forum KDKMP Pandeglang Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Kisruh Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:54

Polsek Pamulang Lakukan Patroli ke Lapak Hewan Qurban, Berikan Himbauan Antisipasi Pencurian Jelang Idul Adha 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:47

Dikritik Soal IPAL dan Andalalin, Perwakilan SPPG Sindanglaya I: “Saya Dulu Wartawan dan Aktivis”

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:35

Indonesia–Malaysia masih berjalan normal. Arus keluar masuk pelintas di jalur perbatasan. 

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:59

Polres Demak Pastikan Ibadah Kenaikan Isa Almasih Berjalan Aman dan Khidmat

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:46

Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:36

Polda Kalbar dan Badan Karantina Indonesia Mengamankan 42 Ton Bahan Pangan Ilegal dari Malaysia

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:23

MAN 2 Bandung Cetak Prestasi, Puluhan Siswa Tembus PTN Favorit Jalur Prestasi 2026

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x